SINGKAWANG, SP - Prof. Dr. KH. Syarif, S.Ag., M.A., Rektor IAIN Pontianak, secara resmi membuka Rapat Kerja (Raker) IAIN Pontianak yang digelar di Hotel Dangau Resort, Singkawang.
Kegiatan yang berlangsung hingga 14 Februari 2026 tersebut diikuti oleh 150 pimpinan di lingkungan IAIN Pontianak dan menjadi forum strategis dalam merumuskan arah kebijakan institusi.
Sebelum pembukaan resmi, laporan kegiatan Raker disampaikan oleh Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Keuangan (AUAK) IAIN Pontianak, Dr. H. Moh. Junaidin, M.A.
Dalam laporannya, beliau menyampaikan bahwa Raker tahun ini mengangkat tema “Konsolidasi Kinerja dan Budaya Mutu dalam Mendukung Transformasi IAIN Pontianak menuju Universitas Islam Negeri”.
Dr. H. Moh. Junaidin menjelaskan bahwa Raker bertujuan menyelaraskan program kerja seluruh unit dengan prioritas pengembangan institusi, sekaligus memperkuat komitmen terhadap budaya mutu dan tata kelola yang akuntabel.
Kegiatan ini diikuti oleh unsur pimpinan rektorat, dekanat, lembaga, unit pelaksana teknis, serta pejabat struktural lainnya.
Setelah laporan disampaikan, Prof. Dr. KH. Syarif membuka secara resmi kegiatan Raker. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Rapat Kerja bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum penting untuk menyamakan visi dan memastikan setiap program memiliki arah yang jelas serta terukur.
“Kita tidak hanya menyusun program, tetapi memastikan setiap rencana memiliki indikator yang jelas, realistis, dan berdampak langsung terhadap peningkatan mutu layanan,” ujar beliau di hadapan para peserta.
Lebih lanjut, Prof. Dr. KH. Syarif menyampaikan bahwa proses transformasi kelembagaan menuju Universitas Islam Negeri telah mencapai 99 persen.
Capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika dalam memenuhi berbagai persyaratan administratif maupun substantif.
Beliau menekankan bahwa perubahan status kelembagaan harus dibarengi dengan kesiapan sistem, penguatan budaya kerja, serta peningkatan kualitas akademik. Menurut beliau, transformasi bukan sekadar perubahan nomenklatur, melainkan peningkatan mutu secara menyeluruh.
“Perjalanan ini bukan sekadar tentang satu periode kepemimpinan, tetapi tentang kesinambungan visi besar yang kita perjuangkan bersama. Dengan soliditas dan kerja sungguh-sungguh, langkah menuju UIN akan segera terwujud,” tutur beliau.
Menutup sambutan, Prof. Dr. KH. Syarif menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Beliau berharap Raker menghasilkan keputusan strategis yang implementatif dan mampu memperkuat kesiapan IAIN Pontianak dalam memasuki tahapan akhir transformasi menuju Universitas Islam Negeri. (*)