SINGKAWANG,SP - Tokoh Nasional, Oesman Sapta Odang (OSO), mengaku baru pertama kali menyaksikan Festival Cap Go Meh semeriah dan seasik ini sejak Walikotanya di pimpin ibu Tjhai Chui Mie.
Diketahui, parade tatung ini menampilkan sebanyak 734 tatung dengan rincian 258 tatung pakai tandu, 109 tatung tanpa tandu, 76 miniatur, 15 jelangkung, 3 naga, 2 barongsai dan 1 rombongan jalan kaki.
Menurutnya, perayaan ini merupakan contoh nyata dari keberagaman dan toleransi yang ada di Indonesia.
"Sebagai rakyat Indonesia, maka wajib menjaga toleransi sesuai UUD 1945. Kita harus saling menghormati dan menghargai perbedaan yang ada di masyarakat," kata OSO.
Dia juga mengapresiasi upaya Pemerintah Kota Singkawang dalam menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama.
"Saya lihat, masyarakat Singkawang sangat harmonis dan rukun. Ini adalah contoh yang baik bagi daerah lain di Indonesia," tambahnya.
OSO juga berharap, Festival Cap Go Meh dapat terus menjadi ajang yang mempererat persaudaraan dan toleransi antar umat beragama di Indonesia.
"Kita harus terus menjaga dan meningkatkan toleransi dan kerukunan, agar Indonesia menjadi negara yang lebih maju dan sejahtera," katanya. (rud)