SINGKAWANG, SP - Pemerintah Kota Singkawang terus mematangkan persiapan rembuk kebudayaan APEKSI tahun 2026 dengan menggelar Rapat Finalisasi Persiapan Pelaksanaan Rembuk Sektor Kebudayaan Kota APEKSI Tahun 2026 di Ruang Rapat Wali Kota setempat, Senin (12/10).
"Rapat finalisasi ini menjadi langkah krusial untuk mematangkan seluruh persiapan menjelang perhelatan akbar yang akan menjadikan Kota Singkawang sebagai tuan rumah," kata Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie.
Menurutnya, Rembuk Sektor Kebudayaan Kota Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) tersebut dijadwalkan berlangsung pada 15–17 Oktober 2026 di Kota Singkawang.
Dalam rapat tersebut, Wali Kota bersama seluruh jajaran perangkat daerah terkait membahas secara detail pemantapan berbagai persiapan teknis dan koordinasi lintas sektor guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan berkesan.
Sejumlah aspek penting menjadi fokus perhatian dalam rapat. Mulai dari kesiapan penyambutan dan kedatangan para wali kota serta delegasi dari berbagai daerah di Indonesia, pengaturan transportasi dan akomodasi, penataan lokasi kegiatan, konsumsi, publikasi dan dokumentasi, hingga kesiapan rangkaian acara inti.
Rangkaian acara yang disiapkan terbilang padat dan menarik, di antaranya welcome dinner bagi para kepala daerah, pelaksanaan rembuk sektor kebudayaan sebagai forum utama diskusi, serta city tour yang akan memperkenalkan secara langsung potensi dan kekayaan budaya Kota Singkawang kepada para tamu.
Dalam arahannya, Tjhai Chui Mie menekankan pentingnya koordinasi, sinergi, dan komunikasi yang solid antar seluruh perangkat daerah terkait.
Ia meminta agar setiap bidang memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing dan melaksanakannya secara optimal, terencana, dan penuh tanggung jawab.
"Tidak boleh ada yang bekerja sendiri-sendiri. Semua harus bersinergi. Kita ingin memberikan pelayanan terbaik sebagai tuan rumah. Kesan pertama sangat menentukan," tegas Tjhai Chui Mie.
Melalui rapat finalisasi ini, diharapkan seluruh aspek penyelenggaraan dapat dipastikan kesiapannya hingga detail terkecil.
Pemerintah Kota Singkawang, katanya, ingin menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah yang baik, ramah, dan profesional, serta mampu memberikan kesan positif dan pengalaman yang tak terlupakan kepada para tamu dan delegasi yang hadir.
Pelaksanaan Rembuk Sektor Kebudayaan Kota APEKSI Tahun 2026 ini juga dinilai sebagai momentum yang sangat strategis bagi Kota Singkawang. Ajang nasional ini menjadi etalase untuk memperkenalkan keberagaman budaya, kearifan lokal, toleransi antar etnis, serta potensi pariwisata yang dimiliki Kota Tertoleran di Indonesia ini kepada daerah-daerah peserta dari seluruh Indonesia.
"Lebih dari itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dan jejaring antarkota dalam pengembangan sektor kebudayaan sebagai salah satu pilar pembangunan kota yang berkelanjutan dan berkarakter," harapnya. (rud)