Singkawang post author Kiwi 17 Juni 2026

Komisi III DPRD Singkawang Bahas Skala Prioritas Pembangunan 2027 dan Rencana Jalan Lingkar

Photo of Komisi III DPRD Singkawang Bahas Skala Prioritas Pembangunan 2027 dan Rencana Jalan Lingkar Raker bersama Bappeda Kota Singkawang terkait arah kebijakan rencana prioritas serta usulan pembangunan daerah tahun 2027

SINGKAWANG, SP - Ketua Komisi III DPRD Kota Singkawang, Sumberanto Tjitra memimpin Rapat Kerja bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Singkawang terkait arah kebijakan rencana prioritas serta usulan pembangunan daerah tahun 2027.

"Rapat kerja ini guna memastikan keselarasan antara kebutuhan masyarakat dan perencanaan pembangunan daerah sekaligus menjadi forum awal penyusunan RKPD 2027," kata Sumberanto, Selasa (16/6).

Menurutnya, Komisi III yang membidangi infrastruktur, pembangunan dan lingkungan hidup ingin memastikan program yang masuk daftar prioritas benar-benar menjawab kebutuhan riil warga, bukan sekadar wacana.

Pihaknya juga menyoroti sejumlah sektor strategis yang perlu mendapat perhatian dalam perencanaan pembangunan tahun 2027, diantaranya pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan sektor ekonomi kerakyatan, pengelolaan lingkungan hidup serta peningkatan sarana dan prasarana pendukung pertumbuhan daerah.

"Setiap program yang diusulkan diharapkan mampu menjawab tantangan pembangunan sekaligus mendukung percepatan kemajuan Kota Singkawang," ujarnya.

Untuk infrastruktur dasar, Komisi III menekankan perbaikan jalan lingkungan, drainase dan air bersih di kawasan padat penduduk dan pesisir.

Sementara di sektor ekonomi kerakyatan, dorongan diberikan pada penguatan UMKM, pasar rakyat dan akses permodalan.

Sedangkan isu lingkungan menjadi atensi karena Singkawang rawan banjir dan abrasi.

Terkait pembangunan jalan lingkar, lanjutnya, pada prinsipnya program tersebut merupakan bagian dari upaya pengembangan jaringan infrastruktur untuk mendukung konektivitas wilayah dan pemerataan pertumbuhan ekonomi.

"Rencana jalan lingkar ini diharapkan dapat mengurangi beban lalu lintas di pusat kota, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta membuka akses wilayah-wilayah yang selama ini kurang berkembang," harapnya.

Karena apabila distribusi lancar, harga pangan bisa lebih stabil. UMKM juga gampang angkut barang.

Dari sisi perencanaan, pembangunan jalan lingkar juga telah disesuaikan dengan dokumen perencanaan tata ruang (RTRW) dan rencana pembangunan jangka menengah daerah, sehingga menjadi bagian dari strategi pengembangan wilayah secara keseluruhan.

Dia menegaskan bahwa sinkronisasi antara kebutuhan masyarakat, kemampuan keuangan daerah dan perencanaan pembangunan harus menjadi dasar dalam menentukan skala prioritas. (rud)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda