Ponticity post authorKiwi 16 Juni 2026

Cetak SDM Berkualitas untuk Kemajuan Tinju Daerah, Pelatihan Wasit-Hakim Pertina Kalbar 2026

Photo of Cetak SDM Berkualitas untuk Kemajuan Tinju Daerah, Pelatihan Wasit-Hakim Pertina Kalbar 2026

PONTIANAK, SP - Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kalimantan Barat menggelar Pelatihan Wasit-Hakim Daerah Tahun 2026 di Agro Wisata Dreamland Hortipark. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 15-16 Juni 2026 dan diikuti oleh 36 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.

Peserta terdiri dari 28 putra dan 8 putri yang mewakili delapan kabupaten dan dua kota. Mereka mengikuti pelatihan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang perwasitan dan penilaian pertandingan tinju.

Pelatihan menghadirkan instruktur nasional dari Pengurus Pusat (PP) Pertina, yakni Drs. Warta Ginting dan Drs. Abdul Gani Siregar, yang memberikan berbagai materi terkait aturan pertandingan, tugas dan fungsi wasit-hakim, teknik penilaian, hingga perkembangan regulasi terbaru dalam olahraga tinju.

Ketua Pengprov Pertina Kalbar Bambang Derryawan, M.Mar.E., dalam sambutannya saat pembukaan di Gedung Pertemuan Hortipark Dreamland, Senin (15/6/2026), mengatakan bahwa pelatihan tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pertandingan tinju di Kalimantan Barat.

Menurutnya, keberadaan wasit dan hakim yang kompeten sangat menentukan jalannya pertandingan yang adil, profesional, dan sesuai aturan.

“Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Pengprov Pertina Kalbar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia olahraga tinju. Kita ingin memiliki wasit dan hakim yang memahami aturan secara menyeluruh, memiliki integritas, serta mampu menjalankan tugas secara profesional di setiap pertandingan,” ujarnya.


Derry menjelaskan, perkembangan olahraga tinju di Kalimantan Barat dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren yang positif. Karena itu, peningkatan kualitas perangkat pertandingan menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan.

“Atlet yang berkualitas harus didukung oleh perangkat pertandingan yang juga berkualitas. Wasit dan hakim memiliki peran penting dalam menjaga sportivitas dan kredibilitas sebuah pertandingan. Melalui pelatihan ini, kami berharap lahir lebih banyak wasit-hakim yang siap bertugas di tingkat daerah maupun nasional,” katanya.

Ia juga berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyerap ilmu dan pengalaman dari para instruktur nasional.

“Jangan hanya mengejar sertifikat, tetapi pahami substansi dan tanggung jawab yang melekat pada profesi wasit dan hakim. Ilmu yang diperoleh nantinya harus bisa diterapkan dan ditularkan kepada daerah masing-masing,” tambahnya.

Pelatihan ini tidak hanya berisi materi teori, tetapi juga diskusi, simulasi, dan evaluasi yang bertujuan mengasah kemampuan peserta dalam mengambil keputusan secara cepat dan tepat saat pertandingan berlangsung.

Salah seorang peserta dari Pertina Kota Pontianak, Ahmad Guntur Musyawir, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan menjadi kesempatan berharga untuk meningkatkan kompetensi sebagai wasit-hakim tinju.

“Saya sangat bersyukur bisa mengikuti pelatihan ini karena materinya disampaikan langsung oleh instruktur nasional. Banyak hal baru yang kami pelajari, terutama terkait regulasi dan mekanisme penilaian pertandingan yang benar,” ujarnya.

Guntur, yang akrab disapa Pak Aweng berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat menjadi bekal untuk mengembangkan kemampuan dan berkontribusi bagi kemajuan olahraga tinju di Kalimantan Barat.

“Harapan saya tentu bisa terus mengembangkan skill sebagai wasit-hakim tinju daerah. Dengan pengetahuan dan pengalaman yang didapat dari pelatihan ini, saya ingin ikut mendukung terciptanya pertandingan yang fair dan profesional serta membantu pembinaan tinju di Kalbar agar semakin maju,” katanya.

Melalui pelatihan tersebut, Pengprov Pertina Kalbar berharap tercipta regenerasi wasit dan hakim yang kompeten, sehingga kualitas kompetisi tinju di daerah terus meningkat dan mampu mendukung lahirnya atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kalimantan Barat di tingkat nasional maupun internasional. (*)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda