PONTIANAK, SP – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Kalimantan Barat (Kalbar), terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tinju Kalbar 2026.
Kegiatan ini akan berlangsung pada 17-20 Juni 2026 di Agro Wisata Dream Land, Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Tak hanya menyiapkan arena pertandingan, PERTINA Kalbar juga memastikan seluruh rangkaian kegiatan pendukung berjalan optimal, mulai dari Pelatihan Wasit dan Hakim Daerah, verifikasi peserta, technical meeting, hingga pelantikan kepengurusan Pengprov PERTINA Kalbar masa bakti 2025-2029.
Ketua PERTINA Kalbar, Bambang Derryawan, M.Mar.E, mengatakan Kejurprov tahun ini menjadi agenda penting bagi pembinaan olahraga tinju di Kalbar.
“Karena itu, seluruh persiapan dilakukan secara serius agar kegiatan berlangsung sukses dan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat bersaing di tingkat nasional,” katanya.
"Kami ingin Kejurprov tahun ini menjadi salah satu yang terbaik yang pernah digelar di Kalbar. Bukan hanya dari sisi pertandingan, tetapi juga kualitas penyelenggaraan, pembinaan atlet, serta peningkatan kapasitas perangkat pertandingan," papar Derry.
Menurutnya, salah satu keunggulan yang akan dihadirkan dalam Kejurprov kali ini adalah penggunaan ring tinju terbaik yang dimiliki Kalbar. Di mana ring tersebut selama ini menjadi kebanggaan insan tinju daerah dan telah digunakan dalam berbagai event penting.
"Kami memiliki ring pertandingan yang sangat representatif dan memenuhi standar untuk pelaksanaan kejuaraan. Ini menjadi salah satu modal penting agar atlet dapat bertanding dengan nyaman dan maksimal," ujarnya.
Derry juga menjelaskan, sebelum pertandingan dimulai, PERTINA Kalbar akan menggelar Pelatihan Wasit dan Hakim Daerah pada 15–17 Juni 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) olahraga tinju di Kalbar.
Menurutnya, pembinaan olahraga tidak hanya menyasar atlet, tetapi juga harus menyentuh perangkat pertandingan agar kompetisi dapat berlangsung profesional, objektif, dan menjunjung tinggi sportivitas.
"Kami ingin melahirkan wasit dan hakim yang kompeten. Keberhasilan sebuah kejuaraan bukan hanya ditentukan oleh atlet yang bertanding, tetapi juga oleh kualitas perangkat pertandingan yang memimpin jalannya laga," jelasnya.
Pada 15 Juni 2026, panitia telah melaksanakan verifikasi data peserta secara offline guna memastikan seluruh atlet dan ofisial memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
Selanjutnya, Technical Meeting akan dilaksanakan pada 16 Juni untuk menyamakan persepsi terkait aturan pertandingan dan teknis pelaksanaan kejuaraan.
Bambang mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengirimkan pemberitahuan kepada seluruh Pengurus Kabupaten dan Kota (Pengkab/Pengkot) PERTINA se-Kalbar agar dapat menyesuaikan persiapan dan mengirimkan atlet-atlet terbaiknya mengikuti Kejurprov.
"Kami berharap seluruh daerah berpartisipasi aktif. Kejurprov adalah wadah untuk mengukur hasil pembinaan yang telah dilakukan masing-masing daerah sekaligus menjadi ajang silaturahmi keluarga besar tinju Kalbar," katanya.
Selain mengirimkan atlet, Pengkab dan Pengkot juga diminta mengirimkan calon wasit dan hakim untuk mengikuti pelatihan dengan membawa surat tugas resmi dari daerah masing-masing.
Menariknya, PERTINA Kalbar tidak membatasi jumlah peserta yang ingin mengikuti pelatihan tersebut. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk komitmen organisasi dalam memperluas dan memperkuat kualitas SDM olahraga tinju hingga ke daerah-daerah.
Derry optimistis Kejurprov tahun ini akan berlangsung lebih semarak dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Selain menjadi ajang perebutan prestasi, kejuaraan tersebut juga diharapkan menjadi sarana pencarian bibit atlet berbakat yang nantinya dapat diproyeksikan memperkuat Kalbar pada berbagai kejuaraan nasional.
"Kami ingin Kejurprov menjadi panggung lahirnya petinju-petinju masa depan Kalbar. Dari arena inilah nantinya akan muncul atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional bahkan internasional," ujarnya.
Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan pelantikan Pengprov PERTINA Kalbar masa bakti 2025-2029 pada 20 Juni 2026. Momentum tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya babak baru pembinaan olahraga tinju di Kalbar di bawah kepengurusan yang baru.
Dengan dukungan seluruh Pengkab dan Pengkot, serta kesiapan sarana dan prasarana yang dimiliki, PERTINA Kalbar optimistis seluruh agenda dapat berlangsung lancar dan sukses.
"Kami mengajak seluruh keluarga besar tinju Kalbar untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan ini. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin besar pula peluang kita untuk memajukan olahraga tinju dan melahirkan prestasi bagi Kalbar," pungkas Pak Derry. (aep)