Menjelang pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) di Kabupaten Kayong Utara, kepala daerah di berbagai kabupaten dan kota mulai melepas keberangkatan kafilah masing-masing.
Pelepasan tersebut tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga momentum untuk memberikan motivasi, target prestasi, hingga komitmen dukungan kepada para peserta yang akan membawa nama daerahnya.
Kota Pontianak menjadi salah satu daerah yang memasang target tertinggi. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan, kafilah Kota Pontianak membidik gelar juara umum pada MTQ XXXIV Kalbar.
Saat melepas kafilah, Edi mengatakan seluruh peserta telah dipersiapkan melalui pembinaan intensif oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Pontianak. Ia berharap para kafilah mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menjaga nama baik daerah.
“Kami berharap seluruh peserta tampil maksimal, menjaga nama baik Kota Pontianak dan mampu mempertahankan prestasi sebagai juara umum,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para peserta agar menjaga kesehatan, disiplin, serta menjadikan MTQ sebagai ajang mempererat ukhuwah Islamiyah dan syiar Al-Quran.
Di Kabupaten Kubu Raya, Wakil Bupati Sujiwo secara resmi melepas keberangkatan kafilah menuju Kayong Utara. Berbeda dengan Pontianak, Sujiwo mengaku tidak memasang target muluk, namun berharap seluruh peserta mampu tampil maksimal.
Menurutnya, keberhasilan tidak semata-mata diukur dari raihan juara, melainkan bagaimana peserta mampu menjaga nama baik daerah dan mengamalkan nilai-nilai Al-Quran.
“Kami tidak memasang target yang terlalu tinggi. Yang terpenting seluruh peserta tampil maksimal, menjaga kesehatan, menjaga nama baik Kabupaten Kubu Raya dan menjadikan MTQ sebagai sarana memperkuat syiar Islam,” katanya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Sintang juga memberikan perhatian khusus kepada aspek kedisiplinan para peserta. Saat melepas kafilah, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala melalui jajaran pemerintah daerah meminta seluruh anggota kafilah menjaga sikap, kesehatan, kekompakan, serta semangat kebersamaan selama mengikuti MTQ.
Menurutnya, prestasi yang diraih harus berjalan seiring dengan sikap dan etika para peserta sebagai duta daerah.
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala berpesan agar seluruh anggota kafilah menjaga nama baik Kabupaten Sintang selama mengikuti MTQ XXXIV Kalbar di Kayong Utara. Ia mengingatkan para peserta untuk menjaga sikap, kesehatan, kekompakan, dan semangat kebersamaan selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan.
"Saya berharap seluruh peserta menjaga kesehatan, menjaga sikap, memelihara kekompakan, serta menunjukkan semangat kebersamaan selama mengikuti MTQ. Tampilkan kemampuan terbaik dan harumkan nama Kabupaten Sintang,” pesan Gregorius.
Ia juga meminta seluruh ofisial dan pendamping memberikan perhatian penuh kepada para peserta sehingga mereka dapat bertanding dengan tenang dan fokus.
Di Kabupaten Ketapang, Wakil Bupati Jamhuri Amir melepas 54 anggota kafilah, ofisial, dan pendamping di Pendopo Bupati Ketapang.
Dalam sambutannya, Jamhuri menegaskan seluruh peserta merupakan putra-putri terbaik daerah yang telah melalui proses pembinaan dan seleksi.
“Saya berharap seluruh anggota kafilah dapat memberikan penampilan terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kekompakan, serta membawa nama baik Kabupaten Ketapang sekaligus meningkatkan prestasi daerah,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan MTQ tidak hanya diukur dari gelar juara.
“Saudara-saudara adalah duta Kabupaten Ketapang. Raihlah prestasi dengan penuh keikhlasan, karena keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika nilai-nilai Al-Quran mampu diwujudkan dalam sikap, perilaku dan kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Jamhuri juga mengapresiasi LPTQ, para pembina, pelatih, pendamping, hingga orang tua peserta yang telah mendukung proses pembinaan kafilah.
Di Kota Singkawang, Wali Kota Tjhai Chui Mie secara resmi melepas kafilah MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang akan berlaga di Kabupaten Kayong Utara.
Ia meminta seluruh peserta menjadikan ajang MTQ sebagai momentum untuk mengharumkan nama Kota Singkawang sekaligus menunjukkan kemampuan terbaik yang telah ditempa melalui proses pembinaan.
Tjhai Chui Mie menegaskan bahwa para peserta merupakan duta daerah yang membawa nama baik Kota Singkawang. Karena itu, ia meminta seluruh kafilah menjaga kesehatan, disiplin, kekompakan, dan sportivitas selama mengikuti seluruh rangkaian MTQ.
"Saya berharap seluruh peserta memberikan penampilan terbaik, menjaga nama baik Kota Singkawang, serta menjadikan MTQ ini sebagai ajang mengukir prestasi dan syiar Al-Qur’an,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Al-Qur’an, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menjadikan setiap perlombaan sebagai sarana meningkatkan kualitas diri.
Pemerintah Kota Singkawang memilih memasang target realistis. Pada MTQ XXXIV Kalbar kali ini, Singkawang menargetkan mampu menembus 10 besar klasemen akhir.
Target tersebut didasarkan pada hasil evaluasi pembinaan beberapa tahun terakhir yang dinilai menunjukkan perkembangan positif sehingga diyakini mampu meningkatkan posisi Kota Singkawang pada MTQ tingkat provinsi.
Berbeda lagi dengan Kabupaten Mempawah. Pemerintah Kabupaten Mempawah tidak hanya memberikan motivasi kepada peserta, tetapi juga menyiapkan bonus bagi kafilah yang berhasil meraih prestasi di MTQ XXXIV Kalbar.
Langkah tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh peserta agar tampil maksimal sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Mempawah.
Wakil Bupati Juli Suryadi secara resmi melepas kafilah Kabupaten Mempawah yang akan mengikuti MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalbae di Kabupaten Kayong Utara. Pelepasan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Mempawah dan dihadiri jajaran Forkopimda, LPTQ, Kementerian Agama, serta para ofisial dan peserta.
Juli menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana syiar Islam dan penguatan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.
"MTQ bukan sekadar ajang meraih prestasi, tetapi juga sarana syiar Islam dan penguatan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan,” ujarnya.
Ia mengapresiasi seluruh peserta, pelatih, ofisial, dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Mempawah yang telah mempersiapkan kafilah melalui pembinaan secara intensif. Menurutnya, persiapan yang matang menjadi modal penting untuk bersaing pada MTQ tingkat provinsi.
Juli juga berpesan agar seluruh anggota kafilah menjaga niat, disiplin, kesehatan, kekompakan, sportivitas, serta nama baik Kabupaten Mempawah selama mengikuti perlombaan.
“Saya optimistis Mempawah mampu mempertahankan prestasi terbaik di tingkat provinsi. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan bonus bagi peserta sebagai bentuk apresiasi,” katanya.
Sementara itu, Kabupaten Sambas mengirimkan 50 peserta dengan total kontingen sebanyak 70 orang yang terdiri dari peserta, pelatih, ofisial, dan pendamping.
Wakil Bupati Sambas Heroaldi Djuhardi Alwi menegaskan Pemerintah Kabupaten Sambas tetap memberikan dukungan penuh kepada seluruh kafilah meski pemerintah sedang melakukan efisiensi anggaran.
“Efisiensi anggaran tidak mengurangi komitmen pemerintah daerah untuk memfasilitasi seluruh kebutuhan kafilah selama mengikuti MTQ. Kami berharap seluruh peserta dapat tampil maksimal dan mengharumkan nama Kabupaten Sambas,” ujar Heroaldi.
MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalbar dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Kayong Utara dengan diikuti kafilah dari 14 kabupaten/kota se-Kalbar.
Selain menjadi ajang kompetisi tilawah Al-Quran, kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat syiar Islam, mempererat ukhuwah antardaerah, sekaligus membangun generasi Qurani di Kalbar.
Sementara itu, Tokoh Kalimantan Barat, Oesman Sapta Odang kemungkinan besar dipastikan akan menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran yang ke-34 Provinsi Kalimantan Barat yang berlangsung di Kabupaten Kayong Utara, pada Minggu (2/8).
Informasi ini disampaikan oleh H. Hildi Hamid saat ditemui di Sukadana, Sabtu (1/8).
"Iya, kemungkinan OSO akan hadir saat pembukaan MTQ ke-34 tingkat Provinsi di Kabupaten Kayong Utara," ujar Hildi Hamid.
Selain itu dirinya juga meminta kepada masyarakat, khususnya warga Kayong Utara untuk mendoakan OSO selalu diberikan kesehatan.
"Kita do'akan bersama agar OSO selalu diberikan kesehatan dan keberkahan,"pinta Hildi Hamid. (din)