PONTIANAK, SP - Ketua Umum Pengurus Provinsi (Ketum Pengprov) Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Kalimantan Barat (Kalbar), Krisantus Kurniawan, resmi melantik jajaran Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Pontianak masa bakti 2025-2029. Kegiatan berlansung di Aula Rumah Dinas Wali Kota Pontianak, Jumat (31/7/2026) malam.
Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Budi Sulistiono sebagai Ketum Pengkot Perbakin Pontianak.
Di mana, kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan pembinaan atlet agar mampu berprestasi di tingkat daerah, nasional hingga internasional.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, Ketum KONI Kota Pontianak, Herry Fadillah, dan jajaran Pengprov Perbakin Kalbar, pengurus cabang olahraga, atlet, pelatih, serta tamu undangan dari berbagai unsur.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Ketum Pengkot Perbakin Pontianak Nomor 045/SKEP/PERBAKIN PTK/VII/2026 tentang Pengurus Kota Perbakin Pontianak Masa Bakti 2025-2029, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan, penyerahan pataka organisasi, penandatanganan berita acara pelantikan, serta pemberian ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang dilantik.
Ketum Pengprov Perbakin Kalbar, Krisantus Kurniawan, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, melainkan menjadi awal dari tanggung jawab besar dalam membangun organisasi yang semakin profesional dan berprestasi.
Ia meminta kepengurusan yang baru segera melakukan konsolidasi internal, menyusun program kerja yang terukur, memperkuat pembinaan atlet usia dini, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menjaga soliditas organisasi.
"Kepengurusan yang baru harus memiliki program kerja yang jelas, terukur, profesional, dan menjadikan pembinaan atlet sebagai prioritas utama organisasi," tegas Krisantus.
Menurutnya, Perbakin Kota Pontianak memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kekuatan olahraga menembak di Kalimantan Barat apabila didukung dengan manajemen organisasi yang baik dan pembinaan atlet yang berkesinambungan.
Usai dilantik, Budi Sulistiono menegaskan bahwa amanah yang diberikan kepadanya merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan bersama seluruh jajaran pengurus dengan semangat kebersamaan, profesionalisme, dan integritas.
"Amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang akan kami jalankan bersama seluruh jajaran pengurus dengan penuh dedikasi, integritas, dan semangat kebersamaan demi kemajuan Perbakin Kota Pontianak," ujarnya.
Menurut Budi, fokus utama kepengurusan lima tahun ke depan adalah memperkuat sistem pembinaan atlet secara berjenjang. Program yang akan dijalankan meliputi penjaringan bibit atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, penyelenggaraan kompetisi secara berkelanjutan, hingga peningkatan sarana dan prasarana latihan.
Ia menilai olahraga menembak tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta sportivitas.
Oleh karena itu, seluruh program organisasi akan dijalankan dengan mengedepankan aspek keselamatan, profesionalisme, dan kepatuhan terhadap aturan organisasi.
Budi juga mengajak Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, KONI, Pengprov Perbakin Kalbar, klub-klub menembak, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dalam memajukan olahraga menembak di Kota Pontianak.
"Kami berharap dukungan dari seluruh pihak agar Perbakin Kota Pontianak mampu melahirkan atlet-atlet yang dapat mengharumkan nama Kota Pontianak dan Kalimantan Barat di berbagai kejuaraan, baik tingkat regional, nasional maupun internasional," katanya.
Terpilih Secara Aklamasi
Sebelum resmi dilantik, Budi Sulistiono terlebih dahulu dipercaya memimpin Perbakin Kota Pontianak melalui Musyawarah Kota (Muskot) Perbakin Kota Pontianak yang digelar di Hotel Borneo Pontianak, akhir tahun 2025.
Dalam forum tersebut, Budi terpilih secara aklamasi sebagai Ketum Pengkot Perbakin Kota Pontianak periode 2025-2029 setelah memperoleh dukungan penuh dari peserta Muskot.
Muskot yang dihadiri pengurus, klub anggota, pembina, serta pemerhati olahraga menembak itu juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Ketua Pengkot Perbakin Pontianak periode sebelumnya, Herry Fadillah, berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan berbagai program pembinaan yang telah dirintis serta membawa organisasi menjadi lebih maju.
Sementara itu, Ketua Panitia Muskot, AKBP (Purn) Hasbullah A.R., menyebut Muskot berlangsung demokratis, transparan, dan penuh semangat kebersamaan sehingga menghasilkan kepengurusan yang mendapat dukungan seluruh peserta.
Dengan telah dilantiknya kepengurusan baru, Perbakin Kota Pontianak diharapkan semakin solid dalam menjalankan roda organisasi dan mampu mencetak atlet-atlet menembak berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kota Pontianak, Kalbar, hingga Indonesia di berbagai ajang kompetisi.
Melalui kolaborasi yang kuat antara organisasi, Pemkot, KONI, klub-klub menembak, pelatih, dan para atlet, Perbakin Kota Pontianak diharapkan mampu menjadi salah satu organisasi olahraga yang berkontribusi dalam pembinaan olahraga prestasi sekaligus melahirkan generasi atlet menembak yang profesional, berkarakter, dan berdaya saing tinggi. (mul)