JAKARTA, SP - Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga bawah air bergengsi dunia.
2026 CMAS World Championship Underwater Photo and Video akan digelar di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, menghadirkan para fotografer dan videografer bawah laut terbaik dari sedikitnya 15 negara.
Kejuaraan yang berada di bawah naungan Confédération Mondiale des Activités Subaquatiques (CMAS) atau Federasi Olahraga Selam Dunia ini diselenggarakan oleh Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (PB POSSI) sebagai bagian dari kalender resmi tahunan CMAS.
Penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah merupakan hasil diplomasi olahraga yang dilakukan PB POSSI saat bertemu Presiden CMAS Anna Arzhanova dan Director of CMAS Visual Commission Kerim Sabuncuoglu di Spanyol pada Oktober 2025.
Delegasi PB POSSI yang hadir saat itu terdiri atas Sekretaris Jenderal Nur Kholis, Wakil Bendahara Umum I Yudha Bhayangkara, serta Komite Hubungan Luar Negeri Sharly Rungkat.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden CMAS Anna Arzhanova secara simbolis menyerahkan bendera CMAS kepada Nur Kholis sebagai penanda resmi Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan dunia berikutnya.
Hingga awal Agustus 2026, sebanyak 15 negara, termasuk Indonesia sebagai tuan rumah, telah memastikan keikutsertaannya.
Jumlah peserta diperkirakan masih akan bertambah menjelang pelaksanaan kejuaraan.
Para atlet akan bersaing pada 10 kategori, terdiri dari tujuh kategori foto yakni Fish, Theme, Close-Up, Wide Angle (No Diver), Wide Angle (With Diver/Model), Creative, dan Smart Device. Sementara tiga kategori video meliputi Creative Movie, Theme Movie, dan 60 Second Video.
Pemuteran Dipilih karena Keindahan dan Komitmen Konservasi
Desa Pemuteran dipilih bukan tanpa alasan. Kawasan pesisir di Bali Utara tersebut dikenal sebagai salah satu destinasi penyelaman terbaik di Indonesia yang memiliki kekayaan biota laut serta ekosistem terumbu karang yang terjaga.
Selama kompetisi, peserta akan melakukan pengambilan foto dan video di sejumlah lokasi penyelaman unggulan, antara lain Biorock, Agung Prana Reef Conservation Area, Napoleon Reef, dan Bio Wreck.
Untuk mendukung penyelenggaraan, PB POSSI menggandeng Karang Divers, pusat penyelaman yang berbasis di Desa Pemuteran, sebagai Local Organizing Committee.
Tak Sekadar Kejuaraan, tetapi Promosi Pariwisata dan Konservasi
Ketua Umum PB POSSI Komjen Pol. Makhruzi Rahman, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla menegaskan bahwa kejuaraan dunia ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi bagi para fotografer dan videografer bawah laut, tetapi juga menjadi momentum memperkenalkan keindahan alam, budaya, dan komitmen Indonesia terhadap pelestarian lingkungan laut.
"Kami ingin para peserta tidak hanya datang untuk bertanding, tetapi juga membawa pulang pengalaman yang berkesan tentang Indonesia. Mereka akan menikmati kekayaan budaya Bali, kearifan lokal masyarakat Pemuteran, sekaligus ikut berpartisipasi dalam kegiatan restorasi dan rehabilitasi terumbu karang. Ini menjadi nilai tambah yang membedakan penyelenggaraan di Indonesia dengan negara lain," ujar Makhruzi Rahman.
Menurutnya, penyelenggaraan kejuaraan dunia tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Pemuteran sebagai destinasi wisata selam kelas dunia sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.
"Kami berharap kejuaraan ini memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kunjungan wisatawan, pertumbuhan UMKM, industri pariwisata, hingga ekonomi masyarakat lokal. Sport tourism memiliki efek berganda yang sangat besar bagi daerah penyelenggara," katanya.
Ia menambahkan, penyelenggaraan ajang internasional ini juga sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang menempatkan sport tourism sebagai salah satu strategi pengembangan olahraga nasional sekaligus pengungkit ekonomi daerah.
Tentang PB POSSI
Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (PB POSSI) merupakan induk organisasi olahraga selam prestasi yang diakui pemerintah dan membina berbagai disiplin olahraga selam, antara lain Orientasi Bawah Air (OBA), Fin Swimming, Underwater Hockey, dan Freediving.
Di bawah kepemimpinan Komjen Pol. Makhruzi Rahman, PB POSSI terus mengembangkan pembinaan atlet sejak usia dini, memperkuat regenerasi atlet nasional, serta meningkatkan kualitas pelatih dan wasit melalui berbagai program pendidikan dan sertifikasi bertaraf internasional.
Melalui penyelenggaraan 2026 CMAS World Championship Underwater Photo and Video, PB POSSI berharap Indonesia tidak hanya sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga semakin dikenal dunia sebagai destinasi unggulan olahraga selam, konservasi laut, dan pariwisata berkelanjutan. (*)