Ketapang post author Kiwi 30 Juni 2026

Bupati Ketapang Lantik Pejabat Manajerial, Tegaskan Penguatan Birokrasi dan Pelayanan Publik

Photo of Bupati Ketapang Lantik Pejabat Manajerial, Tegaskan Penguatan Birokrasi dan Pelayanan Publik Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si. melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan sejumlah pejabat manajerial di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang
KETAPANG,SP – Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si. melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan sejumlah pejabat manajerial di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang, Jumat (19/6/2026), di Ruang Rapat Utama Lantai 2 Kantor Bupati Ketapang.
 
Prosesi pelantikan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, para kepala perangkat daerah, camat, serta tamu undangan lainnya.
 
Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya penataan organisasi dan penguatan birokrasi Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Administrator, dan Jabatan Pengawas yang telah melalui mekanisme seleksi sesuai sistem merit serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
 
Dalam pelantikan itu, sejumlah pejabat strategis dipercaya mengemban tugas baru. Rio Marisa, S.STP., M.M. dilantik sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), David, S.Kom., M.A.P. sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Yudhi Agus Kurniawan, S.T. sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Eko Harfiyanto, S.T., M.T. sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, serta Tarsius, S.ST., M.A.P. sebagai Kepala Dinas Perdagangan.
 
Selain itu, Nikodimus Erpan, S.E., M.A.P. dilantik sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, sementara Mintaria, S.H., M.H. dipercaya menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.
 
Pada perangkat daerah lainnya, Remanus Romawi, S.E., M.A.P. dipercaya memimpin Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Antonius Bobby, S.T., M.A.P. menjabat Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Pitriyadi, S.Hut., M.Si. sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Wahyudin, S.E., M.E. sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah, serta Uti Royten, S.Pd., M.MPd. sebagai Kepala Dinas Perhubungan.
 
Pelantikan juga mencakup pejabat pada RSUD Pangeran Ratu Kusuma Anom Ketapang yang kini menjadi perangkat daerah baru. Ismail, S.KM., M.Kes. dilantik sebagai Direktur RSUD, didampingi Ryan Borneowanto, S.Kep., Ners., M.E. sebagai Kepala Seksi Pelayanan Medis dan Asuhan Keperawatan, Hery Sutanto, S.K.M. sebagai Kepala Seksi Penunjang Medis dan Non Medis, serta Alexander, S.Kep., Ners. sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha.
 
Dalam arahannya, Bupati Alexander Wilyo menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui kinerja nyata dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
 
Menurutnya, pejabat yang baru dilantik harus mampu membangun birokrasi yang profesional, responsif, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Aparatur sipil negara juga dituntut untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat, bekerja dengan integritas, serta terus berinovasi dalam menjalankan tugas pemerintahan.
 
“Yang sulit harus kita permudah, yang jauh harus kita dekatkan. Pemerintah harus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Alexander Wilyo.
 
Bupati juga menaruh perhatian khusus terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan, penguatan koordinasi antarperangkat daerah, percepatan pembangunan, serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai upaya memperkuat kemandirian fiskal Kabupaten Ketapang di tengah dinamika kebijakan fiskal nasional.
 
Ia berharap seluruh pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja terbaik guna mendukung terwujudnya pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
 
Mengakhiri sambutannya, Alexander Wilyo mengingatkan seluruh pejabat untuk senantiasa menjaga integritas, menjunjung tinggi etika birokrasi, serta menjadikan jabatan sebagai sarana pengabdian kepada masyarakat, daerah, bangsa, dan negara.
 
“Jalankan tugas dan amanah ini dengan sebaik-baiknya, penuh tanggung jawab. Jaga integritas, jaga nama baik Pemerintah Kabupaten Ketapang. Jabatan ini adalah ladang pengabdian untuk masyarakat, daerah, bangsa, dan negara,” pesannya.
 
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan di Kabupaten Ketapang sekaligus memastikan roda birokrasi berjalan lebih efektif dalam mendukung agenda pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.(ril)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda