KUBU RAYA, SP – Sebanyak lima kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Trans Kalimantan KM 33, Desa Pancaroba, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Selasa (9/6) pagi.
Akibat kecelakaan tersebut, satu rumah warga mengalami kerusakan setelah dihantam salah satu kendaraan yang terlibat. Peristiwa ini juga memicu kemacetan panjang di jalur utama penghubung antarwilayah di Kalimantan Barat.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Kubu Raya, IPTU J. Effendhy Kusuma, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan terjadi dalam dua kejadian yang saling berkaitan dan diduga dipicu kurangnya antisipasi serta tidak terjaganya jarak aman antarkendaraan.
“Kejadian pertama bermula saat mobil pikap bernomor polisi KB 8841 SI yang dikemudikan Angap melaju dari arah Tayan menuju Kota Pontianak. Saat tiba di KM 33, kendaraan tersebut memperlambat laju karena hendak berbelok ke kiri,” ujarnya.
Namun, dari arah belakang, truk tangki bernomor polisi KB 8420 WB yang dikemudikan Muhammad Budi tidak mampu mengantisipasi pergerakan kendaraan di depannya sehingga menabrak bagian belakang pikap tersebut.
Benturan keras menyebabkan pengemudi pikap kehilangan kendali. Kendaraan kemudian terlempar ke sisi kiri jalan dan menghantam rumah milik warga bernama Jiki yang berada di pinggir jalan.
“Kecelakaan pertama ini menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan terjadi antrean kendaraan di lokasi kejadian,” terangnya.
Sekitar 20 menit kemudian, kecelakaan kedua terjadi tidak jauh dari lokasi pertama. Minibus bernomor polisi KB 1275 UL yang dikemudikan Zarman datang dari arah luar kota dan memperlambat laju kendaraan karena melihat kemacetan di depannya.
Namun, dari arah belakang, sebuah truk bernomor polisi KB 8706 MZ yang dikemudikan Kahari Dwi Saputra gagal menjaga jarak aman sehingga menabrak bagian belakang minibus tersebut.
Akibat tabrakan itu, minibus terperosok ke dalam parit di sisi kiri jalan. Sementara itu, truk yang menabrak kehilangan kendali dan bergerak ke arah kanan jalan.
“Truk kemudian membanting setir ke kanan dan menabrak sepeda motor KB 5002 YX milik Kimju yang sedang terparkir di bahu jalan. Setelah itu, truk bersama sepeda motor tersebut masuk ke dalam parit,” ungkapnya.
Ia menerangkan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara dan keterangan para saksi, kecelakaan beruntun tersebut diduga kuat disebabkan faktor kelalaian pengemudi atau human error, terutama karena tidak menjaga jarak aman saat berkendara.
Meski melibatkan lima kendaraan dan menyebabkan kerusakan pada satu rumah warga, kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Seluruh pengendara maupun warga yang rumahnya terdampak dalam keadaan selamat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” katanya.
Effendhy mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan besar yang melintas di jalur Trans Kalimantan, agar selalu menjaga jarak aman, mengurangi kecepatan saat kondisi lalu lintas padat, serta meningkatkan kewaspadaan guna mencegah kecelakaan serupa.
“Kasus kecelakaan beruntun ini masih dalam penanganan Unit Laka Lantas Polres Kubu Raya untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (mar)