KUBU RAYA, SP - Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kubu Raya bersama siswa-siswi SMK Muhammadiyah 1 Kubu Raya membagikan masker kepada masyarakat dan pengguna jalan di depan sekolah, Jalan Sultan Agung, Desa Rasau Jaya 1, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah.
Ketua Bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya, Irsyad Jamaludin, mengatakan pihaknya telah membagikan sekitar 5.000 masker di sejumlah titik di wilayah Kubu Raya.
“Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya sudah membagikan 5.000 masker di beberapa titik. Ini sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat agar dapat melindungi diri dari dampak kabut asap,” kata Irsyad.
Menurutnya, ribuan masker tersebut diperoleh melalui swadaya anggota Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kondisi kabut asap.
Irsyad juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika kondisi udara mulai dipengaruhi asap akibat karhutla.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, khususnya saat kondisi udara dipenuhi asap,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMK Muhammadiyah 1 Kubu Raya, Kholid Afani, mengatakan keterlibatan para siswa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari edukasi sekaligus pembelajaran sosial di luar lingkungan sekolah.
Menurutnya, para siswa tidak hanya dituntut untuk memiliki kemampuan akademik, tetapi juga perlu menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Kami ingin siswa tidak hanya belajar di sekolah, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Pembagian masker ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian tersebut,” katanya.
Kegiatan pembagian masker tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengurangi risiko terpapar asap sekaligus meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan selama kondisi kabut asap akibat karhutla.
Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya juga berharap kepedulian serupa dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya dalam menghadapi dampak kebakaran hutan dan lahan yang tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga dapat berdampak terhadap kesehatan. (*)