KUBU RAYA, SP – Sebagai bentuk perang nyata melawan bahaya Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Adiktif lainnya (Narkotika), personel Pangkalan TNI AU (Lanud) Supadio mengikuti Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Graha Teddy Kustari (GTK), Rabu (20/5/2026).
Kegiatan ini menjadi penegasan komitmen Lanud Supadio dalam menjaga lingkungan TNI AU tetap bersih, disiplin, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Dalam sambutan Komandan Lanud (Danlanud) Supadio Marsma TNI Sidik Setiyono, S.E., M.Han., yang dibacakan Kadisops Kolonel Pnb D. Leonard Dumatubun, S.A.P., ditegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kewaspadaan dan pencegahan dini di lingkungan TNI AU.
“Penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak moral, disiplin, serta kesiapan personel dalam menjalankan tugas negara. Karena itu, seluruh personel harus memiliki komitmen kuat untuk menjauhi narkoba dalam bentuk apa pun,” ujarnya.
Ia menambahkan, TNI AU khususnya Lanud Supadio tidak akan memberikan ruang terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkotika di lingkungan kedinasan.
“Kita ingin memastikan lingkungan kerja tetap sehat, profesional, dan bebas dari pengaruh narkoba. Pencegahan harus dimulai dari kesadaran diri masing-masing personel,” tegasnya.
Materi sosialisasi disampaikan oleh Penyuluh Narkoba Ahli Madya BNN Kalbar, Yunitasari, S.Sos., M.P., dan Ketua Tim Direktur Pembinaan Penyidikan Puspomau, Kolonel Pom Satrya Dharma Wijaya.
Dalam pemaparannya, keduanya menekankan bahaya narkoba serta pentingnya disiplin dan penegakan hukum.
Yunitasari menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan karier, keluarga, dan masa depan seseorang.
“Pencegahan menjadi langkah paling efektif. Karena itu edukasi dan penguatan pemahaman harus terus dilakukan agar personel memiliki ketahanan diri terhadap pengaruh narkoba,” katanya.
Sementara itu, Kolonel Pom Satrya Dharma Wijaya menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap pelanggaran narkoba akan dilakukan secara tegas tanpa kompromi.
“Tidak ada toleransi bagi personel yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Ini bagian dari upaya menjaga kehormatan institusi dan kepercayaan masyarakat kepada TNI AU,” ujarnya.
Sebagai wujud nyata komitmen bersih narkoba, kegiatan dilanjutkan dengan tes urine bagi seluruh peserta sosialisasi. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pengawasan dan deteksi dini guna memastikan seluruh personel Lanud Supadio tetap bersih dari penyalahgunaan narkotika. (aep)