Singkawang post authorKiwi 21 Mei 2026

Polres Singkawang Penuhi Target Pengungkapan Kasus Selama Operasi Pekat 2026

Photo of Polres Singkawang Penuhi Target Pengungkapan Kasus Selama Operasi Pekat 2026 Press rilis pengungkapan kasus selama Operasi Pekat 2026, Kamis (21/5)

SINGKAWANG,SP - Polres Singkawang menggelar press rilis hasil pengungkapan kasus selama 14 hari Operasi Pekat 2026 di Aula Mapolres setempat, Kamis (21/5).

Kapolres Singkawang, AKBP Dody Yudianto Arruan memimpin langsung pemaparan hasil operasi yang menyasar penyakit masyarakat di wilayah hukum Polres Singkawang.

"Operasi ini berlangsung selama 14 hari dari tanggal 29 April sampai 12 Mei 2026," kata Kapolres.

Operasi ini melibatkan 5 wilayah Polsek jajaran Polres Singkawang dan 4 Satgas Utama. Personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penindakan, razia, dan pembinaan terhadap aktivitas yang meresahkan masyarakat.

Yang menjadi sasaran utama dalam operasi ini, antaralain, perjudian, narkotika, miras, prostitusi terselubung dan premanisme.

Selama operasi ini berlangsung, pihaknya berhasil mencapai target pengungkapan kasus. Bahkan, berdasarkan pengembangan di lapangan, pihaknya juga berhasil mengungkap beberapa kasus di luar target.

Kapolres menyebutkan, beberapa kasus yang berhasil diungkap selama Operasi Pekat 2026, antaralain, perjudian sebanyak 2 kasus ditambah 1 kasus di luar target.

Kemudian, kasus narkotika sebanyak 2 kasus ditambah 4 kasus narkotika di luar target. Pengungkapan ini menjadi atensi khusus karena berkaitan langsung dengan peredaran barang haram yang merusak generasi muda.

Selanjutnya, miras 1 kasus ditambah 7 kasus di luar target dalam upaya pembinaan.

Kemudian, prostitusi sebanyak 1 kasus ditambah 6 kasus upaya pembinaan dan premanisme sebanyak 2 kasus ditambah 1 kasus pembinaan.

Para pelaku yang terjaring dalam upaya pembinaan diberikan pengarahan dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

"Total jumlah kasus yang berhasil ditangani ada sebanyak 27 kasus dengan mengamankan sebanyak 18 tersangka ditambah 17 orang ditangani melalui pembinaan pada perkara miras, prostitusi dan premanisme," ujarnya.

Kapolres menegaskan, Operasi Pekat akan terus digelar secara berkala untuk menjaga kondusivitas Kota Singkawang.

Dia juga mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan jika menemukan aktivitas perjudian, narkotika, dan premanisme di lingkungannya.

"Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan masyarakat. Kami akan konsisten menindak tegas segala bentuk penyakit masyarakat demi terciptanya Singkawang yang aman dan tertib," pungkasnya. (rud)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda