KUBU RAYA, SP - Sebagai wujud kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Supadio membuka Posko Bantuan Kemanusiaan.
Posko tersebut menjadi wadah untuk menghimpun bantuan dari berbagai pihak yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat di wilayah terdampak bencana.
Pembukaan posko ini merupakan bentuk kepedulian Lanud Supadio terhadap kondisi masyarakat yang tengah menghadapi musibah.
Melalui posko tersebut, personel TNI, instansi pemerintah, organisasi, komunitas, serta masyarakat umum dapat berpartisipasi memberikan bantuan sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Komandan Lanud Supadio, Marsma TNI Sidik Setiyono, mengatakan bahwa kehadiran Posko Bantuan Kemanusiaan merupakan bagian dari kepedulian TNI Angkatan Udara terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan, khususnya mereka yang terdampak bencana.
“Musibah bencana alam merupakan ujian kemanusiaan yang membutuhkan kepedulian dan kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat. Melalui Posko Bantuan Kemanusiaan ini, kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur,” ujar Marsma TNI Sidik Setiyono.
Menurutnya, bantuan yang diberikan masyarakat tidak harus dalam jumlah besar. Setiap bentuk bantuan yang diberikan dengan keikhlasan diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus meringankan beban masyarakat yang sedang berada dalam kondisi sulit.
“Kami percaya bahwa sekecil apa pun bantuan yang diberikan, apabila dilakukan secara bersama-sama, akan memiliki manfaat yang besar bagi masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, kami membuka kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk berpartisipasi melalui posko yang telah disiapkan,” tambahnya.
Posko Bantuan Kemanusiaan Lanud Supadio berlokasi di Kantor GPL Lanud Supadio. Bantuan yang terkumpul akan dihimpun dan dikoordinasikan sebelum selanjutnya disalurkan ke wilayah yang terdampak bencana.
Marsma TNI Sidik Setiyono juga menegaskan bahwa proses penghimpunan dan penyaluran bantuan akan dilakukan secara terkoordinasi agar bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat bagi para korban.
“Yang paling penting adalah bagaimana bantuan yang terkumpul dapat dikelola dan disalurkan dengan baik sehingga benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam proses penyalurannya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Danlanud Supadio mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, solidaritas dan gotong royong merupakan kekuatan penting dalam menghadapi berbagai situasi kebencanaan.
“Mari kita bersama-sama menunjukkan kepedulian dan rasa kemanusiaan. Saudara-saudara kita di NTT saat ini membutuhkan dukungan kita. Mari ulurkan tangan, bergandengan tangan, dan hadir untuk meringankan beban mereka,” pungkas Marsma TNI Sidik Setiyono.
Dengan dibukanya Posko Bantuan Kemanusiaan ini, Lanud Supadio berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk berpartisipasi dalam membantu masyarakat terdampak gempa di NTT.
Kepedulian yang diberikan diharapkan tidak hanya menjadi bantuan secara materi, tetapi juga menjadi pesan bahwa masyarakat yang sedang tertimpa musibah tidak menghadapi kondisi tersebut seorang diri.
Bagi masyarakat maupun instansi yang ingin memberikan bantuan atau memperoleh informasi lebih lanjut mengenai Posko Bantuan Kemanusiaan Lanud Supadio, dapat menghubungi Letda Hanud di nomor 0856-4044-4106 atau Letda Joko di nomor 0812-5602-1505.
Bersama untuk kemanusiaan, bersama meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana. (*)