Kubu Raya,SP - Sebanyak Enam siswa dari SD Negeri 23 Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, diduga mengalami keracunan usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG). Akibat peristiwa tersebut para siswa langsung dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Medika Djaya yang berlokasi di Jalan Parit Haji Husein, Pontianak, Kamis (23/4/2026)
Berdasarkan keterangan seorang guru yang enggan disebutkan namanya, saat mendampingi para siswa mendapatkan penanganan medis menyebutkan, para siswa mengalami gejala muntah-muntah setelah mengonsumsi MBG.
“Siswa mengalami muntah-muntah setelah menyantap MBG,” ungkapnya kepada wartawan.
Namun demikian, ia juga menambahkan bahwa kondisi tersebut kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain, seperti siswa yang belum sempat sarapan sebelum mengonsumsi makanan tersebut.
Hingga saat ini, kondisi para siswa dilaporkan sudah berangsur membaik setelah mendapatkan penanganan dari tim medis.
Meski begitu, dua di antaranya masih harus menjalani perawatan intensif lantaran memiliki riwayat penyakit tipes.
Sementara itu Camat Sungai Ambawang, Jurin mengatakan, dari jumlah sekitar 60 siswa yang terindikasi keracunan sebanyak enam orang.
“Memang ada indikasi keracunan MBG,” ujar Jurin saat ditemui di rumah sakit.
Ia menjelaskan, keenam siswa tersebut langsung dievakuasi oleh pihak SPPG dan sekolah untuk mendapatkan penanganan medis. Dari enam siswa itu, empat di antaranya telah diperbolehkan pulang karena kondisi membaik.
“Dari enam siswa, empat anak sudah diizinkan pulang,” jelasnya.
Ia menambahkan dua siswa lainnya masih dirawat, namun dalam kondisi sadar.
“Dua anak kondisinya kekurangan cairan,” pungkasnya.
Pihak terkait belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan keracunan tersebut.(mar)