Kubu Raya post author Kiwi 26 September 2026

Cuaca Panas dan Dampak Karhutla, Lanud Supadio Salurkan 16 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

Photo of Cuaca Panas dan Dampak Karhutla, Lanud Supadio Salurkan 16 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

KUBU RAYA, SP - Di tengah cuaca panas berkepanjangan dan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai memengaruhi ketersediaan air, Lanud Supadio turun langsung membantu masyarakat.

Sebanyak kurang lebih 500 warga di Kabupaten Kubu Raya menerima bantuan air bersih layak konsumsi, Jumat (25/9/2026).

Bantuan disalurkan kepada warga Desa Kuala Dua RT 05/RW 01 dan Dusun Mulyorejo, Desa Limbung RT 05/RW 007.

Kondisi panas yang berlangsung berkepanjangan turut berdampak terhadap menurunnya debit air sungai, sehingga masyarakat mengalami kesulitan memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Melalui kegiatan tersebut, TNI Angkatan Udara (TNI AU) melalui Lanud Supadio berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, khususnya air bersih yang layak dikonsumsi.

Tidak hanya menyalurkan air, Lanud Supadio juga menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya untuk memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Warga menerima penyuluhan, masker, serta brosur berisi informasi kesehatan sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kondisi lingkungan dan kualitas udara di tengah situasi karhutla.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, Lanud Supadio mengerahkan dua unit water tank dengan kapasitas masing-masing 4.000 liter serta satu unit water treatment berkapasitas 8.000 liter.

Selain itu, turut dikerahkan satu unit ambulans, satu unit truk dan sejumlah perlengkapan pendukung penyaluran air serta edukasi kesehatan.

Dengan total kapasitas mencapai sekitar 16.000 liter, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga di wilayah terdampak.

Dansathanlan Lanud Supadio, Letkol Pom Librianus Rimpin, mengatakan air merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipastikan ketersediaannya, terutama ketika warga menghadapi kondisi sulit akibat cuaca panas dan dampak karhutla.

“Air merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Ketika masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air bersih dan layak konsumsi, TNI AU melalui Lanud Supadio hadir untuk membantu,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan tersebut tidak sekadar berkaitan dengan penyaluran air, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian TNI AU agar masyarakat tidak menghadapi kondisi sulit seorang diri.

“Bantuan ini bukan hanya tentang menyalurkan air, tetapi juga tentang memastikan masyarakat tidak menghadapi kondisi sulit ini sendirian,” katanya.

Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, Lanud Supadio berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam menghadapi kondisi darurat maupun dampak bencana lingkungan.

Penyaluran air bersih tersebut sekaligus menjadi wujud sinergi antara TNI AU dan pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah cuaca panas berkepanjangan dan dampak karhutla.

Dengan semangat kepedulian dan gotong royong, bantuan diharapkan tidak hanya meringankan kebutuhan warga untuk mendapatkan air bersih, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi lingkungan yang penuh tantangan. (*)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda