Ponticity post author Kiwi 25 September 2026

Polnep Revitalisasi Cagar Budaya Masjid Batu, Padukan Pelestarian dan Teknologi

Photo of Polnep Revitalisasi Cagar Budaya Masjid Batu, Padukan Pelestarian dan Teknologi Polnep merevitalisasi instalasi kelistrikan dan menghadirkan papan informasi digital di Kawasan Cagar Budaya Masjid Batu.

PONTIANAK, SP - Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian warisan sejarah melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kawasan Cagar Budaya Masjid Batu.

Ketua Tim PKM Cagar Budaya Masjid Batu, Agus Riyanto menyebut kegiatan tersebut difokuskan pada revitalisasi instalasi kelistrikan di kompleks situs cagar budaya. Pembenahan dilakukan untuk meningkatkan keamanan jamaah dan pengunjung, khususnya dari potensi gangguan kelistrikan maupun bahaya arus pendek.

"Selain pembenahan jaringan listrik, tim Polnep menghadirkan inovasi berupa digitalisasi papan informasi menggunakan Running Text berbasis LED P10," jelas Agus kemarin.

Menurutnya papan informasi digital tersebut digunakan untuk memperbarui cara penyampaian informasi mengenai sejarah Masjid Batu, nilai-nilai yang terkandung dalam kawasan cagar budaya, hingga jadwal kegiatan ibadah dan aktivitas kemasyarakatan.

Agus mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen akademisi dalam membantu masyarakat menjaga keberadaan dan fungsi situs bersejarah.

Menurutnya, keberadaan fasilitas yang aman dan informatif menjadi bagian penting dalam mendukung pengelolaan kawasan cagar budaya.

"Selain memberikan kenyamanan bagi jamaah, fasilitas tersebut juga dapat memperkuat daya tarik kawasan bagi pengunjung yang ingin mengetahui sejarah Masjid Batu," ungkap Agus.

Dikatakan Agus, kehadiran instalasi kelistrikan yang lebih aman serta papan informasi digital dinilai membantu penataan kawasan agar lebih modern, rapi dan informatif. Fasilitas tersebut juga diharapkan dapat mendukung kunjungan wisatawan religi maupun peneliti yang datang untuk mempelajari sejarah Masjid Batu.

Tidak berhenti pada pembangunan dan pemasangan fasilitas, tim Polnep juga memberikan pendampingan serta pelatihan operasional kepada pengurus masjid setempat.

Agus menyebut pendampingan tersebut ditujukan agar pengelola mampu mengoperasikan dan merawat fasilitas yang telah diserahterimakan. Dengan demikian, manfaat program tidak berhenti setelah kegiatan pengabdian selesai, tetapi dapat terus dirasakan dalam pengelolaan kawasan.

"Revitalisasi tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya menjaga Cagar Budaya Masjid Batu Telok Pakedai secara berkelanjutan," ungkapnya.

Perpaduan antara pelestarian bangunan dan pemanfaatan teknologi informasi diharapkan membuat nilai sejarah kawasan tetap terjaga sekaligus lebih mudah dikenalkan kepada generasi mendatang.

Melalui kegiatan tersebut, Polnep juga memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat, khususnya dalam pelestarian warisan sejarah dan pengembangan kawasan yang memiliki nilai budaya.

Pengelola situs cagar budaya bersama Pemerintah Desa Telok Pakedai Hulu menyambut positif program yang dilakukan tim pengabdian Polnep tersebut.

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda