KETAPANG, SP - Pemerintah Kabupaten Ketapang membahas draft kesepakatan bersama dengan Yayasan Solidaridad Network Indonesia terkait kerja sama kajian, pengembangan, dan promosi bentang alam berkelanjutan di Kabupaten Ketapang.
Pembahasan kerja sama tersebut berlangsung secara daring dan diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Repalianto SSos MSi dari Ruang Vicon Basement Setda Ketapang, Rabu (23/9).
Dalam rapat tersebut, kedua pihak membahas substansi draft kesepakatan bersama sebagai landasan kolaborasi dalam mendukung kajian, pengembangan, serta promosi potensi bentang alam berkelanjutan di Kabupaten Ketapang.
Sekda Ketapang mengatakan, kerja sama tersebut diharapkan dapat mendorong pengelolaan dan pengembangan potensi alam di Kabupaten Ketapang agar memberikan manfaat yang lebih optimal.
"Kerja sama ini merupakan salah satu upaya untuk mengelola potensi yang ada di Kabupaten Ketapang. Potensi yang kita miliki tidak akan memberikan manfaat secara optimal kalau tidak dikelola dengan baik," ujarnya.
Menurut Sekda Repalianto, kolaborasi dengan berbagai pihak diperlukan, karena pemerintah daerah tidak dapat mengelola dan memanfaatkan seluruh sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Ketapang secara sendiri.
"Kita tidak bisa mengelola dan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di Ketapang ini sendiri tanpa ada keterlibatan pihak lain," katanya.
Sekda Repaliantomenegaskan, pelaksanaan kerja sama harus tetap berada dalam koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kepatuhan terhadap aturan, kata dia, menjadi prinsip utama dalam setiap bentuk kerja sama pemerintah daerah dengan pihak lain.
"Apapun bentuk kerja sama kita, saya hanya inginkan harus sesuai koridor aturan yang berlaku. Itu yang utama. Kita sama-sama berharap, kita bersepakat, kita taat dan patuh terhadap aturan ini. Jangan sampai ada kesepakatan kita yang melanggar aturan," tegasnya.
Sekda Repalianto berharap kerja sama dengan Yayasan Solidaridad Network Indonesia dapat memberikan dampak positif bagi Pemerintah Kabupaten Ketapang, khususnya dalam pengelolaan, pengembangan, dan promosi bentang alam berkelanjutan.
"Kami yakin bahwa kerja sama ini akan membawa perbaikan atau paling tidak dalam bahasa sederhana, ini bisa menguntungkan Pemerintah Kabupaten Ketapang," ujarnya.
Sekda Repalianto juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Solidaridad Network Indonesia yang mengambil peran dalam mendukung upaya pengembangan Kabupaten Ketapang melalui kerja sama tersebut.
"Untuk itu, sekali lagi saya mengucapkan banyak terima kasih dan memberikan apresiasi yang sedalam-dalamnya kepada seluruh pengurus Yayasan Solidaridad Network Indonesia," kata Sekda.
Pembahasan draft kesepakatan bersama ini menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi antara pemerintah daerah dan mitra pembangunan dalam mendorong pengelolaan bentang alam yang berkelanjutan di Kabupaten Ketapang.(rls)