BOVEN DIGODEL, SP - Dedikasi TNI dalam membantu masyarakat di wilayah perbatasan dan terpencil kembali terwujud. Personel Satgas Yon Parako 466 Pasgat bantu diatribusikan bantuan kebutuhan pokok, khususnya beras, kepada warga di Desa Kewam, Distrik Manggelum, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan yang sulit diakses.
Aksi tersebut tergambarkan dan menunjukkan kesigapan prajurit dalam memastikan logistik sampai di tangan yang membutuhkan. Prosesi diawali dengan memandu pesawat di landasan kerikil menggunakan marshalling oranye.
Tumpukan karung beras langsung diturunkan dan disusun. Warga setempat, termasuk anak-anak dan orang dewasa, segera berkumpul dengan tertib untuk mengambil.
Momen menyentuh juga terlihat saat seorang prajurit TNI membungkuk untuk membantu seorang anak lokal yang membawa tas noken khas Papua. Prajurit tersebut tampak memeriksa atau membantu anak tersebut dengan penuh perhatian, mencerminkan sisi humanis TNI di tengah tugas pengamanan.
Kapten Pas Gugus Rinjani, S.Tr.(Han)., dalam keterangannya menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau oleh transportasi darat. "Akses logistik ke wilayah ini sangat menantang, oleh karena itu kami berupaya semaksimal mungkin memanfaatkan jalur udara dan memastikan barang-barang ini terdistribusi dengan aman dan tepat sasaran," ujarnya.
"Ini adalah wujud kemanunggalan TNI-Rakyat. Kami tidak hanya bertugas mengamankan wilayah perbatasan, tetapi juga harus hadir di tengah-tengah masyarakat untuk membantu mengatasi kesulitan mereka," tambah Kapten Pas Gugus Rinjani.
Distribusi beras ini disambut dengan antusias dan rasa syukur oleh warga setempat. Kehadiran TNI di tengah-tengah mereka memberikan rasa aman dan harapan baru akan kehidupan yang lebih baik. Logistik seperti ini sangat krusial bagi keberlangsungan hidup masyarakat di wilayah perbatasan yang memiliki keterbatasan sarana dan prasarana.
Aksi Satgas Yon Parako 466 Pasgat ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersama-sama peduli dan berkontribusi dalam membangun serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan di Papua. (mul)