PONTIANAK, SP - Ns. Uti Rusdian Hidayat, M.Kep kembali dipercaya memimpin Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Yarsi Pontianak untuk periode 2026–2030.
Penunjukan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Ketua Pengurus Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi) Pontianak Nomor 02 Tahun 2026 tertanggal 1 September 2026.
Penyerahan SK tersebut dilakukan bertepatan dengan berakhirnya masa jabatan Ketua dan Wakil Ketua STIKes Yarsi Pontianak periode 2022–2026 pada 31 Agustus 2026.
Ketua Pengurus Yayasan Rumah Sakit Islam Yarsi Pontianak, Drs. Suhadi, S.W., M.Si., mengatakan keputusan untuk kembali menunjuk Uti Rusdian Hidayat sebagai Ketua STIKes Yarsi Pontianak didasarkan pada tiga aspek pertimbangan, yakni aspek yuridis, organisasi, dan kinerja.
Pertimbangan Yuridis
Suhadi menjelaskan, dari aspek yuridis, Uti Rusdian Hidayat baru menyelesaikan satu periode kepemimpinan di STIKes Yarsi Pontianak sehingga masih dapat diusulkan untuk kembali menjabat sebagai ketua.
Penunjukan tersebut juga diperkuat dengan Surat Ketua Senat STIKes Yarsi Pontianak Nomor 022/SENAT/STIKes/VII/2026 tertanggal 31 Juli 2026 tentang Usulan Ketua STIKes Yarsi Pontianak.
Selain itu, terdapat persetujuan dari Ketua Pembina Yarsi Pontianak terhadap pengangkatan kembali Ns. Uti Rusdian Hidayat, M.Kep. sebagai Ketua STIKes Yarsi Pontianak.
Siapkan Transformasi Menjadi Universitas Yarsi
Dari aspek organisasi, menurut Suhadi, Yarsi Pontianak saat ini tengah menghadapi agenda besar, yakni proses penggabungan STIKes Yarsi Pontianak dan Akademi Farmasi (AKFAR) menjadi Universitas Yarsi.
Transformasi tersebut juga direncanakan disertai pembukaan sejumlah program studi baru, antara lain S1 Agribisnis, S1 Agroteknologi, S1 Kewirausahaan, dan S1 Manajemen Bisnis Internasional.
“Penggabungan perguruan tinggi STIKes dan AKFAR menjadi Universitas Yarsi saat ini masih berproses di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Kami berharap dalam waktu yang tidak terlalu lama izin operasional Universitas Yarsi dapat segera terbit,” ujar Suhadi.
Ia menambahkan, selain mempersiapkan transformasi kelembagaan, STIKes Yarsi Pontianak juga terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak mulia.
Kinerja STIKes Terus Meningkat
Sementara dari aspek kinerja, Suhadi menyebutkan terdapat sejumlah indikator yang menunjukkan perkembangan positif STIKes Yarsi Pontianak.
Salah satunya terlihat dari jumlah mahasiswa yang saat ini telah mencapai 261 orang. Selain itu, peningkatan juga terjadi pada capaian akreditasi sejumlah program studi.
“Selama ini ada program studi yang berakreditasi Baik Sekali, kemudian meningkat menjadi Unggul. Di antaranya Program Studi S1 Keperawatan dan Profesi Ners,” jelasnya.
Menurut Suhadi, capaian tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting dalam memberikan kepercayaan kembali kepada Uti Rusdian Hidayat untuk memimpin STIKes Yarsi Pontianak selama empat tahun ke depan.
Diminta Segera Bentuk Tim Kepemimpinan
Dengan diterbitkannya SK pengangkatan tersebut, Pengurus Yarsi Pontianak berharap Ketua STIKes Yarsi segera menyusun jajaran pimpinan untuk mendukung pelaksanaan program kerja dan kebijakan perguruan tinggi.
“Harapan kami, Ketua STIKes segera mengusulkan Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II untuk membantu ketua dalam mengimplementasikan kebijakan yang telah diformulasikan bersama tim,” katanya.
Suhadi berharap kepemimpinan periode 2026–2030 dapat membawa STIKes Yarsi Pontianak semakin berkembang, sekaligus memperkuat kesiapan institusi menuju Universitas Yarsi.
Penyerahan SK pengangkatan kembali Ns. Uti Rusdian Hidayat, M.Kep. tersebut sekaligus menandai dimulainya periode kepemimpinan baru STIKes Yarsi Pontianak setelah berakhirnya masa jabatan periode 2022–2026 pada 31 Agustus 2026. (*)