PONTIANAK, SP - Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Kalimantan Barat (Kalbar) 2026, Pengurus Provinsi Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (Pengprov PABSI) Kalbar menggelar test event bagi atlet dari sejumlah kabupaten/kota, Sabtu (3/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Komplek Pelatihan Terpadu PABSI Kalbar, lantai dasar Stadion Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Pontianak tersebut diikuti sebanyak 77 atlet dari delapan kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.
Test event menjadi bagian dari persiapan PABSI Kalbar untuk melihat sejauh mana kesiapan atlet menghadapi Porprov XIV Kalbar 2026.
Selain mengukur kemampuan dan pencapaian prestasi atlet, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi jajaran pelatih dan pengurus untuk mengevaluasi kesiapan masing-masing daerah.
Ketua Umum (Ketum) Pengprov PABSI Kalbar, Ahmadin Umar, mengatakan kegiatan tersebut penting dilakukan sebelum para atlet memasuki persaingan sesungguhnya pada Porprov XIV Kalbar.
Menurutnya, test event bukan sekadar ajang untuk melihat siapa yang mampu mengangkat beban paling berat, tetapi juga menjadi sarana mengukur perkembangan atlet setelah menjalani proses latihan di daerah masing-masing.
“Ini bagian dari persiapan kita menuju Porprov. Kami ingin melihat kesiapan atlet, baik dari sisi kemampuan maupun hasil latihan yang selama ini mereka jalani. Dari sini kami bisa melakukan evaluasi, apa yang masih kurang dan apa yang perlu diperbaiki sebelum pertandingan sebenarnya,” ujar Ahmadin.
Ia mengatakan, keikutsertaan 77 atlet dari delapan kabupaten/kota menunjukkan adanya antusiasme dan keseriusan daerah dalam mempersiapkan atlet angkat besi terbaiknya.
Ahmadin berharap seluruh atlet dapat menjadikan test event tersebut sebagai pengalaman berharga sekaligus kesempatan untuk mengukur kemampuan secara lebih objektif.
“Yang paling penting bukan hanya hasil hari ini. Kami ingin atlet mendapatkan pengalaman bertanding, memahami atmosfer kompetisi dan mengetahui kemampuan masing-masing. Masih ada waktu untuk melakukan evaluasi dan pembenahan sebelum Porprov,” katanya.
Menurut Ahmadin, PABSI Kalbar juga terus mendorong pembinaan atlet secara berkelanjutan agar prestasi angkat besi tidak hanya muncul saat Porprov, tetapi dapat berlanjut ke level nasional.
Ia menegaskan, persiapan menuju Porprov harus dilakukan secara serius dan terukur karena ajang tersebut menjadi salah satu tolok ukur pembinaan olahraga angkat besi di Kalimantan Barat.
“Target kita tentu prestasi. Tetapi prestasi itu harus dibangun dari proses, disiplin latihan dan pembinaan yang konsisten. Karena itu, setiap kegiatan seperti ini menjadi bagian penting untuk menyiapkan atlet kita agar benar-benar siap saat Porprov nanti,” tegasnya.
Dengan digelarnya test event tersebut, PABSI Kalbar berharap para atlet semakin siap secara teknik maupun mental, sementara jajaran pelatih dan pengurus memperoleh gambaran lebih jelas mengenai kekuatan serta kesiapan atlet dari masing-masing kabupaten/kota menjelang Porprov XIV Kalbar 2026. (*)