Potret post authorBob 05 Januari 2026

Bunda Inklusi Kalbar Menyapa dengan Hati: Ketika Kepedulian Lebih Keras dari Sekadar Seremonial

Photo of Bunda Inklusi Kalbar Menyapa dengan Hati: Ketika Kepedulian Lebih Keras dari Sekadar Seremonial
PONTIANAK, SP - Jika kepedulian hanya berhenti pada pidato, maka ia akan cepat dilupakan. Namun berbeda dengan kehadiran Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Hj. Salbia Muhajirin, yang hadir bukan sekadar membawa nama jabatan, melainkan membawa hati.
 
Sebagai Bunda Inklusi Kemenag Kalbar, Salbia menyapa langsung anak-anak disabilitas di Panti Asuhan Bakti Luhur Pontianak, Senin (5/1/2025), dengan bahasa paling universal: senyum, sentuhan, dan perhatian tulus.
 
Di ruang-ruang sederhana panti tersebut, inkusivitas tidak dibahas dalam seminar, tetapi dipraktikkan dalam keseharian.
 
Anak-anak dengan berbagai hambatan, fisik, intelektual, hingga hambatan belajar, menjadi saksi bahwa kasih sayang tidak pernah menanyakan latar belakang, agama, atau kemampuan.
 
Dan di sanalah Salbia berdiri, bukan di atas mimbar, melainkan sejajar, menyapa satu per satu, menyemangati mereka untuk terus belajar, bertumbuh, dan percaya pada diri sendiri.
 
Dengan gaya keibuan yang hangat namun penuh makna, Salbia seakan “menyindir halus” dunia luar: bahwa kepedulian sejati tidak memerlukan panggung besar, cukup keberanian untuk hadir dan peduli.
 
Ia mengapresiasi para pengurus dan guru pembimbing yang dengan kesabaran luar biasa mendidik anak-anak disabilitas, membimbing mereka mandiri, membaca, menulis, hingga berkarya melalui batik tulis, sebuah karya yang lahir dari ketekunan, bukan belas kasihan.
 
Sebagai Bunda Inklusif Kemenag Kalbar, Salbia menegaskan bahwa inklusi bukan slogan, melainkan sikap hidup. Menurutnya, anak-anak disabilitas bukan untuk dikasihani, tetapi diberi ruang, kepercayaan, dan kesempatan.
 
Kehadirannya di Panti Asuhan Bakti Luhur menjadi pesan optimis bahwa negara dan masyarakat tidak boleh absen dari isu kemanusiaan.
 
Pada kesempatan tersebut, DWP Kanwil Kemenag Kalbar juga menyerahkan tali kasih berupa bahan sembako. Namun yang jauh lebih bermakna dari bantuan materi adalah pesan moral yang ditinggalkan: bahwa kebersamaan dan kekeluargaan adalah fondasi peradaban.
 
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI Tahun 2026 di lingkungan Kanwil Kemenag Kalbar.
 
Turut hadir mendampingi kegiatan ini Kepala Kanwil Kemenag Kalbar Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I, jajaran pimpinan, serta pengurus dan anggota DWP. (*)
Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda