Potret post author Bob 13 Januari 2026

FRKP & FRKP West Borneo Vespa Lovers serta Vespa Lovers Jalan Waru Lepas Kepergian Bro Ue’ Binsar Sibarani

Photo of FRKP & FRKP West Borneo Vespa Lovers serta Vespa Lovers Jalan Waru Lepas Kepergian Bro Ue’ Binsar Sibarani

PONTIANAK, SP - Suasana duka menyelimuti keluarga besar Forum Relawan Kemanusiaan Pontianak (FRKP), FRKP West Borneo Vespa Lovers, serta komunitas Vespa Lovers yang bermarkas di Jalan Waru, pada Selasa, 13 Januari 2026. 

Puluhan Vespa dengan berbagai tipe turut mengantar kepergian Bro Ue’ Binsar Sibarani menuju tempat peristirahatan terakhirnya di Pemakaman Oikumene, Jalan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya.

Almarhum Drs. Binsar Sibarani dikenal sebagai Ketua FRKP West Borneo Vspa Lovers. Di mana, 
FRKP yang dikomandani Bruder Stephanus Paiman OFMCap, membawahi FRKP West Borneo Vespa Lovers, Karate Lemkari dan Divisi Seni Budaya melalui Club Sumpit Ipuh Dampak, olahraga tradisional yang penuh nilai kebersamaan dan kearifan lokal.

Prosesi dimulai dari Rumah Duka St. Michael RSSA. Setelah ibadah pelepasan jenazah dan prosesi adat Batak berupa pemakaian Ulos sebagai simbol kasih, penghormatan, dan doa, jenazah diberangkatkan menuju pemakaman.

Iring-iringan diawali oleh puluhan Vespa, disusul ambulans jenazah, keluarga, sahabat, serta handai taulan yang turut mengantar dengan penuh hormat dan cinta.

Cuaca pagi itu terasa begitu bersahabat, seakan ikut menjadi saksi eratnya persaudaraan dan kebersamaan yang selama ini terjalin di dalam komunitas Vespa, sebuah kebersamaan yang juga menjadi bagian dari hidup almarhum.

Bruder Stephanus Paiman OFMCap, selaku pribadi, Ketua sekaligus Penanggung Jawab Forum Relawan Kemanusiaan Pontianak (FRKP), serta Penasehat FRKP WB Vespa Lovers, menyampaikan ungkapan duka yang mendalam.

Ia mengenang almarhum sebagai sosok yang keras dan berkarakter, namun memiliki jiwa sosial yang tulus dan besar.

“Widi, Butet, dan Juan, kami merasakan kehilangan yang sama seperti kalian kehilangan seorang ayah. Sedih adalah hal yang manusiawi, namun sebagai orang beriman, janganlah kita larut dalam kesedihan.

Mari bangkit, berbuat, dan berprestasi agar hidup kita berguna bagi sesama dan seluruh ciptaan Tuhan. Saya yakin, papa dan mama kalian tersenyum melihat kalian bersaudara tetap kompak dan berprestasi,” tuturnya penuh haru kepada ketiga putra-putri almarhum.

Ia menambahkan dengan penuh kasih: “Jangan pernah segan atau takut kepada kami. Kalian telah menjadi anak-anak kami, sebagaimana kami juga telah menganggap kalian sebagai anak-anak kami sendiri.”

Setelah seluruh prosesi pemakaman selesai, keluarga besar bersama para sahabat dan komunitas Vespa melanjutkan dengan foto bersama di pusara almarhum, sebagai kenangan terakhir dan simbol kebersamaan yang tak terputus oleh jarak dan waktu.

“Selamat jalan menuju keabadian bersama Allah yang engkau imani, Pak Ue’ Binsar Sibarani,”
doa lirih Bruder Stephanus Paiman OFMCap, terucap dari lubuk hati terdalam. (*)

 

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda