PONTIANAK, SP - Di tengah persaingan akademik yang semakin kompetitif di level global, capaian membanggakan datang dari dunia kampus di Kalimantan Barat (Kalbar).
Dosen Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi (P. TI) Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia (UPGRI) Pontianak berhasil menunjukkan kualitasnya di forum internasional.
Dalam ajang 1st International Joint Conference on Mathematics, Science, Technology and Education 2026, sejumlah dosen P. TI sukses meraih penghargaan bergengsi sebagai Best Presenter.
Forum ilmiah ini mempertemukan akademisi dari berbagai negara, menjadikannya panggung penting untuk menguji kualitas riset dan kemampuan komunikasi ilmiah.
Nama-nama yang berhasil meraih predikat tersebut antara lain Dini Oktarika, Winna Dharmayanti, Muhamad Arpan, Nurbani, dan Henny Puspitasari.
Mereka tampil dengan membawa hasil penelitian yang mengangkat isu-isu strategis di bidang pendidikan dan teknologi dua sektor yang kini menjadi tulang punggung transformasi global.
Konferensi ini sendiri merupakan hasil kolaborasi lintas institusi, melibatkan Universitas PGRI Pontianak, Institut Pendidikan Guru (IPG) Batu Lintang Kuching, Universitas Muhammadiyah Pontianak, serta ISBI Singkawang.
Kolaborasi ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi cerminan penguatan jejaring akademik lintas negara yang semakin relevan di era globalisasi pendidikan.
Peserta yang terlibat datang dari berbagai negara seperti Indonesia, Malaysia, Filipina, hingga Spanyol.
Dari Indonesia, keterlibatan perguruan tinggi cukup beragam, mulai dari Universitas PGRI Pontianak, Universitas Muhammadiyah Pontianak, ISBI Singkawang, Universitas Islam Malang, Universitas Brawijaya, hingga Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Bandung.
Dalam forum tersebut, para dosen P. TI tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi tampil aktif mempresentasikan karya ilmiah dengan pendekatan yang inovatif dan relevan terhadap perkembangan pendidikan di era digital.
Kemampuan menyampaikan gagasan secara sistematis, penguasaan materi yang kuat, serta gaya komunikasi yang efektif menjadi faktor penting yang mengantarkan mereka meraih penghargaan.
Dekan Fakultas MIPATEK Universitas PGRI Pontianak, Yudi Darma, memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai prestasi ini menjadi bukti konkret kualitas sumber daya manusia di lingkungan fakultas.
“Kami sangat bangga atas pencapaian para dosen, khususnya yang berhasil meraih Best Presenter. Ini menunjukkan bahwa dosen FMIPATEK khususnya dosen P. TI mampu bersaing di tingkat internasional dan terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan,” ujarnya.
Lebih dari sekadar penghargaan, capaian ini juga membawa pesan penting bagi dunia akademik lokal. Bahwa kualitas riset dan publikasi dari daerah mampu berdiri sejajar di forum global, selama didukung oleh konsistensi dan komitmen.
Ke depan, capaian ini diharapkan menjadi pemicu bagi dosen dan mahasiswa lainnya untuk lebih aktif dalam kegiatan ilmiah internasional.
Penguatan budaya riset, publikasi, serta kolaborasi lintas negara menjadi kunci agar kontribusi akademik tidak berhenti di ruang kelas, tetapi berdampak lebih luas.
Dengan prestasi ini, dosen P. TI UPGRI Pontianak kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi. Lebih dari itu, mereka turut membawa nama institusi dan daerah ke panggung akademik dunia. (din)