Singkawang post authorKiwi 23 April 2026

Singkawang Pertahankan Peringkat Ke-2 Kota Tertoleran di Indonesia

Photo of Singkawang Pertahankan Peringkat Ke-2 Kota Tertoleran di Indonesia Peluncuran Indeks Kota Toleran (IKT) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh SETARA Institute di Jakarta

SINGKAWANG,SP - Kota Singkawang kembali meraih peringkat ke-2 sebagai kota tertoleran se Indonesia berdasarkan Indeks Kota Toleran (IKT) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh SETARA Institute di Jakarta.

Acara peluncuran IKT tersebut dihadiri Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie beserta kepala daerah lainnya di Indonesia.

"Dalam ajang tersebut, Kota Singkawang kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih peringkat ke-2 sebagai kota paling toleran di Indonesia," kata Tjhai Chui Mie, Kamis (23/4).

Perolehan prestasi ini adalah sebagai bentuk pengakuan atas komitmen kuat Pemerintah Kota Singkawang bersama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keberagaman dan merawat nilai-nilai toleransi di kota setempat.

"Capaian ini tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta dukungan aktif masyarakat yang terus menjunjung tinggi sikap saling menghormati di tengah perbedaan," ujarnya.

Nilai toleransi telah mengakar dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Singkawang yang dikenal multietnis dan multiagama.

"Kerukunan antar umat beragama, gotong royong dalam kegiatan sosial, hingga pelestarian tradisi budaya menjadi fondasi dalam menciptakan suasana kota yang aman, damai, dan harmonis," ujarnya

Tjhai Chui Mie menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, sehingga Kota Singkawang mampu mempertahankan reputasinya sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia.

Dia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya sekadar pengakuan saja, tapi juga tanggungjawab bersama untuk terus memperkuat persatuan dan menjaga keberagaman sebagai kekuatan utama pembangunan kota.

“Keberagaman adalah identitas Singkawang. Kami berkomitmen untuk terus menciptakan ruang yang inklusif bagi semua warga tanpa memandang latar belakang suku, agama, maupun budaya,” ungkapnya.

Penghargaan ini diharapkan semakin memotivasi seluruh elemen masyarakat Kota Singkawang untuk menjaga semangat kebersamaan dan menjadikan toleransi sebagai budaya yang hidup di tengah masyarakat.

"Dengan reputasi positif ini, Singkawang juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun kota yang damai dan berdaya saing berbasis nilai kebhinekaan," jelasnya. (rud)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda