Sanggau post authorKiwi 04 Mei 2026

Pastikan Keandalan Listrik, PLN Perkuat Pengamanan Objek Vital Lewat Simulasi Darurat di Sintang

Photo of Pastikan Keandalan Listrik, PLN Perkuat Pengamanan Objek Vital Lewat Simulasi Darurat di Sintang Ilustrasi aksi demonstrasi masyarakat di depan Kantor PLN ULP Sintang, di mana sekelompok massa digambarkan berhasil menerobos pengamanan dan memasuki area kantor sebagai bagian dari skenario penanganan situasi darurat. Foto: Istimewa

SANGGAU, SP - PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sanggau menggelar simulasi tanggap darurat terpadu di Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sintang, Selasa (29/4). Kegiatan ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperkuat kesiapsiagaan personel menghadapi potensi gangguan keamanan dan kondisi darurat pada objek vital ketenagalistrikan.

Simulasi yang digelar dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional tersebut melibatkan kolaborasi lintas sektor, antara lain Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Kalimantan Barat, Polres Sintang, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sintang, serta PSC 119 Kabupaten Sintang.

Manajer PLN ULP Sintang, Alex Halmar, menegaskan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.
“Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga keandalan listrik sebagai tulang punggung aktivitas masyarakat dan perekonomian, khususnya di Kabupaten Sintang,” ujar Alex.

Dalam pelaksanaannya, simulasi menghadirkan skenario gangguan keamanan yang berpotensi mengganggu operasional kelistrikan. Personel melakukan penanganan secara terstruktur, mulai dari deteksi dini, pengamanan lokasi, hingga koordinasi terpadu dalam proses evakuasi dan penanganan korban. Selain itu, simulasi juga mencakup kondisi darurat kebakaran guna menguji kecepatan respons dan ketepatan prosedur di lapangan.

Manager PLN UP3 Sanggau, Hendy Gita Wedhatama, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kompetensi dan kesiapan personel.
“Simulasi ini tidak hanya menguji prosedur, tetapi juga memastikan setiap personel memahami peran dan tanggung jawabnya dalam situasi darurat. Hasilnya menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kecepatan respons dan akurasi pengambilan keputusan,” jelas Hendy.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Barat, Maria G.I. Gunawan, menekankan bahwa aspek keamanan dan kesiapsiagaan merupakan pilar utama dalam menjaga keberlangsungan layanan kelistrikan.
“Kesiapsiagaan merupakan bagian integral dari strategi PLN dalam menghadirkan layanan listrik yang andal dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi dengan aparat keamanan dan pemangku kepentingan, PLN terus memperkuat sistem pengamanan objek vital nasional agar mampu merespons berbagai potensi risiko secara cepat dan terintegrasi,” ungkap Maria.

Melalui kegiatan ini, PLN menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dengan dukungan sistem keamanan yang kuat serta personel yang sigap dan profesional, guna mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (*)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda