SANGGAU, SP - Kepolisian Sektor Tayan Hulu menyalurkan bantuan sosial berupa sembako kepada Pondok Pesantren Al-Ikhsan di Dusun Sosok 2, Desa Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu (26/8/2026).
Bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian Polri kepada masyarakat di tengah kondisi musim kemarau dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kegiatan berlangsung sekitar pukul 09.30 hingga 10.00 WIB dan dipimpin Kapolsek Tayan Hulu IPTU Trisna Mauludi. Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek didampingi sejumlah personel Polsek Tayan Hulu bersama Ketua Bhayangkari Ranting Tayan Hulu beserta anggota Bhayangkari.
Rombongan Polsek Tayan Hulu diterima langsung oleh Ustaz Ismail selaku perwakilan Pondok Pesantren Al-Ikhsan. Penyerahan bantuan berlangsung secara langsung dan penuh keakraban sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat, khususnya lingkungan pendidikan keagamaan.
Bantuan sembako yang disalurkan terdiri atas beras sebanyak 20 Kilogram serta lima paket kebutuhan pokok. Setiap paket berisi gula sebanyak lima kilogram, lima kotak teh, lima bungkus mi instan, lima bungkus minyak goreng, lima kaleng susu, dan lima kaleng biskuit Roma.
Kapolsek Tayan Hulu IPTU Trisna Mauludi mengatakan, bantuan tersebut tidak hanya dimaksudkan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Kami ingin bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi Pondok Pesantren Al-Ikhsan, terutama dalam menghadapi kondisi musim kemarau. Kehadiran Polri diharapkan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Menurut Kapolsek Tayan Hulu, musim kemarau perlu diantisipasi bersama karena selain dapat berdampak terhadap ketersediaan air dan kebutuhan masyarakat, kondisi kering juga meningkatkan potensi terjadinya karhutla. Karena itu, kepedulian sosial perlu berjalan beriringan dengan upaya membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan.
“Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla. Jangan membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Pencegahan akan jauh lebih baik daripada menunggu kebakaran meluas,” tegasnya.
IPTU Trisna Mauludi menambahkan, kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri dalam membangun komunikasi dengan masyarakat. Menurut dia, kerja sama dengan tokoh agama, pengelola pesantren dan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk menjaga keamanan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di wilayah Kecamatan Tayan Hulu.
Pihak Pondok Pesantren Al-Ikhsan Sosok Tayan Hulu menyambut positif penyaluran bantuan tersebut. Bantuan dinilai sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Polri yang dapat mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan lingkungan pesantren serta masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Tayan Hulu berharap semangat kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Selain membantu kebutuhan warga, kegiatan ini diharapkan memperkuat sinergi dalam menghadapi musim kemarau dan mencegah karhutla, sekaligus mewujudkan kehadiran Polri yang semakin dekat, humanis dan bermanfaat bagi masyarakat. (Dit)