SANGGAU. SP - Polres Sanggau terus memperkuat pelaksanaan Program Prioritas Kapolri 100 Hari “Polisi Bersama Masyarakat” melalui kegiatan Green Policing di wilayah hukum Polsek Entikong, Kabupaten Sanggau, Kegiatan tersebut diwujudkan melalui aksi penghijauan dan penanaman pohon bersama masyarakat di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong.
Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H., didampingi Kabag Ops Polres Sanggau AKP P.S.C. Kusuma Wibawa, S.H., M.A.P., Kasat Intelkam AKP Suprianto, S.H., Kasat Sabhara Iptu Santoso Herubimo serta Kapolsek Entikong AKP Donny Sembiring, S.H.
Turut hadir Wakapolsek Entikong Iptu Henryanto Pintor Hutajulu, Panit I Reskrim Ipda Juliasan Syahputra, Ka Subsektor Polsek Entikong Ipda M.P. Harahap, S.H., Kanit Intel Aiptu Benedictus Aku, serta sejumlah perwakilan instansi terkait di kawasan PLBN Entikong, yakni Kasubsi Imigrasi Entikong Carles, Koordinator Lapangan Bea dan Cukai Eca, Penataan dan Pengelolaan BNPP Matohir, serta Kepala Desa Entikong Joko.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Sanggau bersama personel Polri, instansi terkait dan masyarakat melakukan penanaman sekaligus perawatan tanaman sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan. Sejumlah jenis pohon yang ditanam meliputi mangga, alpukat, rambutan, kelengkeng dan jambu citra madu.
Aksi penghijauan itu tidak hanya diarahkan untuk menambah ruang hijau di kawasan PLBN Entikong, tetapi juga menjadi sarana membangun kepedulian bersama terhadap lingkungan. Melalui kegiatan tersebut, Polri menunjukkan bahwa kehadiran di tengah masyarakat tidak terbatas pada aspek penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat.
Kapolres Sanggau mengungkapkan, Green Policing merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan dalam jangka panjang.
“Menjaga lingkungan bukan pekerjaan satu pihak. Polri, pemerintah, instansi terkait dan masyarakat harus berjalan bersama karena lingkungan yang bersih, hijau dan terawat akan memberikan manfaat bagi semua. Melalui Green Policing ini, kami ingin membangun kepedulian yang dimulai dari tindakan sederhana dan dilakukan secara berkelanjutan,” ujar AKBP Kadek Ary.
Menurutnya, kawasan PLBN Entikong memiliki posisi strategis sebagai salah satu pintu gerbang perbatasan negara sehingga perlu dijaga agar tetap aman, tertata, bersih dan nyaman. Karena itu, kegiatan penghijauan diharapkan tidak berhenti pada penanaman pohon, tetapi dilanjutkan dengan pemeliharaan sehingga tanaman dapat tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Program Polisi Bersama Masyarakat harus dapat dirasakan melalui kegiatan yang konkret. Ketika kita menanam dan merawat pohon bersama, sebenarnya kita sedang membangun kebiasaan gotong royong, kepedulian dan tanggung jawab bersama terhadap lingkungan,” katanya.
Kegiatan Green Policing juga menjadi momentum mempererat kemitraan antara Polri, masyarakat dan instansi yang berada di kawasan PLBN Entikong. Interaksi langsung tersebut diharapkan semakin memperkuat komunikasi serta kolaborasi dalam menjaga keamanan, ketertiban sekaligus kelestarian lingkungan.
Polres Sanggau menilai kesadaran kolektif menjadi faktor penting dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan. Karena itu, masyarakat diajak tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan sekitar, tetapi juga ikut merawat tanaman yang telah ditanam agar tumbuh dengan baik dan menjadi bagian dari ruang hijau yang bermanfaat bagi generasi mendatang.
Melalui Green Policing, Polres Sanggau berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan yang menggabungkan pemeliharaan kamtibmas dengan kepedulian sosial dan lingkungan. Kolaborasi bersama masyarakat dan instansi terkait diharapkan mampu mewujudkan kawasan PLBN Entikong yang semakin aman, bersih, hijau dan nyaman sekaligus memperkuat semangat “Polisi Bersama Masyarakat” sebagai bagian dari Program Prioritas Kapolri 100 Hari. _(Dit)