BENGKAYANG, SP - Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, Ria Norsan, membuka secara resmi kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) di Lapangan Sepak Bola Gamora, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, Jumat (30/10).
Kegiatan yang dipusatkan di desa pesisir ini dihadiri langsung oleh Bupati Bengkayang, jajaran Kepala OPD Provinsi Kalbar, Forkopimda Kabupaten Bengkayang, serta ratusan masyarakat Desa Karimunting dan sekitarnya yang antusias mengikuti kegiatan tersebut.
"GMD ini adalah merupakan program Pemerintah Provinsi Kalbar agar lebih dekat dan menyentuh masyarakat di pedesaan," kata Gubernur Ria Norsan dalam sambutannya.
Menurutnya, program GMD menjadi jembatan bagi pemerintah provinsi untuk hadir langsung di tengah masyarakat desa, melihat kondisi riil di lapangan, serta mendengarkan aspirasi tanpa sekat.
Gubernur menegaskan, sasaran GMD tidak hanya terfokus di Desa Karimunting, namun akan menyasar desa-desa lainnya di Kalimantan Barat. Seperti yang sudah dilakukan sebelumnya di Kabupaten Landak dan beberapa kabupaten lainnya.
Dalam kegiatan ini, Gubernur bersama Bupati Bengkayang dan Kepala OPD Provinsi Kalbar melakukan dialog terbuka untuk menyerap aspirasi, keluhan, dan usulan dari masyarakat untuk ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi Kalbar ke depannya.
Berbagai usulan disampaikan warga, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan desa hingga pengembangan potensi ekonomi lokal.
"Insya Allah usulan-usulan itu akan kita tampung dan akan kita tindaklanjuti di APBD 2027," ujar Gubernur.
Menurutnya, wilayah Karimunting dan Sungai Raya Kepulauan memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan, terutama di sektor pariwisata bahari.
Ia menilai, keindahan alam Kepulauan Lemukutan dan sekitarnya harus didukung dengan infrastruktur yang memadai.
"Salah satunya adalah mendorong pembangunan dermaga di Pulau Lemukutan yang akan menunjang pariwisata di Kabupaten Bengkayang," jelasnya.
Pembangunan dermaga tersebut diyakini akan membuka akses wisatawan lebih luas, meningkatkan kunjungan, dan pada akhirnya mendongkrak perekonomian masyarakat pesisir.
Ria Norsan menargetkan, dalam 1 tahun pemerintahannya, program GMD bisa dilaksanakan di 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.
"Kita utamakan desa-desa yang agak jauh dari perkotaan namun bisa dicapai dengan transportasi darat, supaya pembangunan benar-benar merata sampai ke pelosok," ungkapnya.
Program GMD ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial, namun menjadi gerakan nyata membangun Kalbar dari desa.
Sementara Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis menyambut baik program GMD tersebut karena bisa menyerap aspirasi masyarakat desa di setiap kabupaten.
"Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan masyarakat desa, maka masyarakat akan lebih mengenal siapa pemimpinnya dan apa programnya," katanya.
Dalam giat GMD ini, Gubernur juga berkesempatan untuk menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat setempat.
Kemudian, guna memeriahkan kegiatan tersebut, diisi dengan berbagai stand, permainan rakyat dan acara hiburan. (rud)