Singkawang post author Kiwi 15 September 2026

Singkawang Kembali Lakukan Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah, Namun Masih Bersifat Tentatif

Photo of Singkawang Kembali Lakukan Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah, Namun Masih Bersifat Tentatif Rapat bersama dinas terkait guna memutuskan pembelajaran tatap muka di sekolah pasca kabut asap, Selasa (15/9)

SINGKAWANG, SP - Berdasarkan hasil rapat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Singkawang bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kesehatan dan KB, Kemenag, PGRI, IGI, dewan pendidikan dan seluruh pengawas serta pejabat struktual bidang persekolahan memutuskan bahwa Rabu (16/9) akan dilaksanakan pembelajaran tatap muka di sekolah untuk semua jenjang pendidikan.

"Pembelajaran tatap muka di sekolah ini berdasarkan hasil pemeriksaan dari DLH Singkawang bahwa kondisi ISPU di Kota Singkawang pada hari ini sudah berada diangka 71 masuk kategori sedang," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Singkawang, Asmadi, Selasa (15/9).

Merujuk surat edaran yang dikeluarkan oleh Mendikdasmen Nomor 20 tahun 2026 bahwa ISPU dalam kategori sedang dapat dilaksanakan pembelajaran tatap muka secara penuh dengan catatan aktivitas anak seperti olahraga, ekstrakurikuler dilaksanakan di ruang kelas.

Selain itu, siswa diharapkan memperhatikan protokol kesehatan salah satunya menggunakan masker dan menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat.

Berdasarkan hasil rapat yang dilakukan Dinas Pendidikan bersama steakholder Kota Singkawang, pemberlakukan pembelajaran tatap muka di semua jenjang pendidikan, bahwa sifat tatap mukanya itu masih bersifat tentatif sambil dinas terkait melakukan pemantauan kualitas udara setiap harinya.

"Artinya apabila kualitas udara sewaktu-waktu berubah dikarenakan kabut asapnya kembali pekat, maka bisa saja pembelajaran tatap muka berubah ke sistem daring lagi," ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Singkawang, Emy Hastuti mengatakan, pihaknya setiap hari akan melakukan pemantauan kualitas udara guna memastikan ISPU di Kota Singkawang kembali normal.

"Sejak kami melakukan pemantauan ISPU pada tanggal 13 Agustus sampai sekarang, kondisi udara di Singkawang ISPU nya fluktuasi. Artinya, kadang naik, naik terus, dan turunnya baru hari ini sampai dengan angka 71," katanya.

Turunnya ISPU ini mungkin dikarenakan curah hujan yang terjadi pada Senin (14/9) sore secara merata di lima kecamatan Singkawang, sehingga bisa mempengaruhi kategori ISPU nya.

"Tapi masih belum bisa dikatakan normal, karena bisa saja nanti kabut asap kembali terjadi akibat kiriman dari kabupaten/kota di sekitar Singkawang. Untuk memastikan itu, kita akan lakukan pengukuran setiap hari sampai ISPU di Kota Singkawang betul-betul normal," ujarnya. (rud)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda