Landak post author Kiwi 14 September 2026

Penyaluran Bantuan Pangan Dikebut, Bulog Kalbar Targetkan 16.426 Ton Beras Tersalur hingga 30 September

Photo of Penyaluran Bantuan Pangan Dikebut, Bulog Kalbar Targetkan 16.426 Ton Beras Tersalur hingga 30 September

LANDAK, SP - Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Barat terus mempercepat penyaluran bantuan pangan berupa beras medium kepada masyarakat. Untuk tiga alokasi sekaligus, yakni Juli, Agustus, dan September 2026, sebanyak 16.426 ton beras ditargetkan seluruhnya tersalur paling lambat 30 September 2026.

Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Kalimantan Barat, Rasiwan, mengatakan penyaluran bantuan pangan tersebut mencakup 547.000 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di seluruh Kalimantan Barat.

Hal tersebut disampaikannya saat turun langsung memantau penyaluran bantuan pangan bersama Anggota Komisi IV DPR RI Adrianus Asia Sidot di Kantor Desa Pahauman, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Minggu (13/9/2026) sore.

“Ini harus kita selesaikan penyalurannya di bulan September tanggal 30,” kata Rasiwan.

Khusus di Kabupaten Landak, jumlah penerima bantuan pangan tercatat lebih dari 61.000 orang. Sementara di Kecamatan Sengah Temila terdapat 11.471 penerima, dengan 790 penerima di Desa Pahauman.

Rasiwan menjelaskan, setiap penerima memperoleh bantuan beras sebanyak 10 kilogram untuk setiap alokasi. Karena penyaluran kali ini mencakup tiga alokasi, masing-masing penerima mendapatkan total 30 kilogram beras.

Menurutnya, bantuan pangan tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan masyarakat, terutama di tingkat rumah tangga.

“Kalau ketahanan pangan di rumah tangga ini tetap terjaga, insyaallah keamanan, ketertiban lebih terjaga,” ujarnya.

Selain memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, Rasiwan menyebut bantuan pangan juga memiliki dampak terhadap kondisi pasar. Penyaluran beras kepada masyarakat diharapkan dapat mengurangi tekanan permintaan terhadap pasar sehingga turut membantu menjaga inflasi tetap terkendali.

Bulog Pastikan Stok Beras Aman

Rasiwan memastikan ketersediaan stok beras Bulog di Kalimantan Barat dalam kondisi cukup, baik untuk kebutuhan bantuan pangan maupun program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Kepastian tersebut diperoleh setelah dirinya melakukan pengecekan langsung ke sejumlah gudang Bulog di wilayah perhuluan Kalimantan Barat, mulai dari Sanggau, Sekadau, Sintang hingga Kapuas Hulu.

“Untuk stok beras cadangan, baik untuk bantuan pangan maupun SPHP, kondisinya cukup,” ujarnya.

Dengan kondisi stok yang tersedia, Bulog Kalbar terus mendorong agar proses penyaluran bantuan pangan dapat berjalan sesuai target dan selesai sebelum batas waktu yang telah ditetapkan.

DPR RI Kawal Penyaluran Tepat Sasaran

Anggota Komisi IV DPR RI Adrianus Asia Sidot mengatakan kehadirannya dalam penyaluran bantuan pangan di Pahauman merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR RI terhadap program pemerintah.

Ia memastikan bantuan pangan sebagai program nasional benar-benar diterima masyarakat yang berhak, dengan jumlah sesuai ketentuan dan proses penyaluran berjalan baik.

“Saya selaku anggota Komisi IV DPR RI yang memiliki tugas dan fungsi sebagai pengawasan, hari ini hadir di sini untuk memastikan penyaluran bantuan pangan ini tepat sasaran, tepat jumlah, dan bisa dilaksanakan dengan baik,” kata Adrianus.

Ia menjelaskan, fungsi pengawasan DPR RI terhadap program pemerintah dilakukan sejak tahap penganggaran hingga pelaksanaan di lapangan.

“Pengawasan ini kan kalau kami di Komisi IV itu mulai dari penganggaran. Setelah dianggarkan dan disetujui anggarannya, tentu sampai kepada pelaksanaan dan pengawasannya dalam rangka pelaksanaan dari anggaran yang sudah kita setujui bersama di DPR RI,” ujarnya.

Dari hasil pemantauannya, Adrianus mengatakan sejauh ini tidak terdapat kendala berarti dalam pelaksanaan penyaluran bantuan pangan.

Ia juga telah melakukan pengecekan terhadap kondisi stok beras di sejumlah gudang Bulog di wilayah perhuluan Kalimantan Barat dan memastikan ketersediaannya mencukupi.

Pemkab Landak Dorong Penyaluran Transparan

Penyaluran bantuan pangan di Desa Pahauman turut dihadiri Staf Ahli Bupati Landak Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Benediktus, yang mewakili Bupati Landak, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Dalam sambutan Bupati Landak yang dibacakannya, pemerintah daerah meminta masyarakat penerima memanfaatkan bantuan beras tersebut untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga penerima sekaligus membantu menjaga ketahanan pangan rumah tangga.

Pemkab Landak juga meminta jajaran terkait, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa, terus mengawal proses penyaluran agar berlangsung lancar, tertib, transparan dan tepat sasaran.

“Layani masyarakat dengan baik dan transparan,” tuturnya.

Di sisi lain, masyarakat juga diajak terus menjaga semangat gotong royong dan kerukunan di lingkungan masing-masing.

Pemerintah Kabupaten Landak, lanjutnya, akan terus berkomitmen menjalankan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan.

Khusus bagi masyarakat, terutama para pelaku usaha tani, pemerintah daerah juga mengimbau agar tetap produktif dengan terus menanam di sawah, ladang maupun pekarangan rumah.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara mandiri sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga. (*)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda