PONTIANAK, SP – Pengurus Kota Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Pengkot Porserosi) Pontianak tak ingin sekadar menjadi peserta pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Kalimantan Barat 2026. Target prestasi mulai dipasang, dengan pembinaan atlet yang dilakukan secara intensif, terarah, dan terukur.
Ketua Pengkot Porserosi Pontianak, AM Hendra Gunawan, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas dan prestasi atlet menghadapi Porprov XIV Kalbar 2026. Untuk mewujudkan target tersebut, latihan rutin terus digenjot dengan menitikberatkan pada pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Tekad tersebut terlihat dari kehadiran langsung Hendra Gunawan di tengah sesi latihan para atlet di lintasan Sirkuit Stadion Sultan Syarif Abdurrahman (SSA), Kota Pontianak.
Kehadirannya tidak sekadar memberikan motivasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memastikan program latihan berjalan sesuai arah pembinaan yang telah ditetapkan.
Menurut Hendra, pembinaan prestasi menjadi prioritas utama Porserosi Pontianak. Tidak hanya mengandalkan nomor sepatu roda (Speed Inline Skate), pembinaan juga diarahkan pada nomor Skateboard dan Freestyle.
Ketiga nomor tersebut diharapkan mampu menjadi sumber kekuatan baru bagi Porserosi Pontianak dalam mendulang prestasi pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
“Kami ingin pembinaan ini dilakukan secara serius, terarah dan terukur. Targetnya bukan hanya ikut bertanding, tetapi bagaimana atlet Pontianak mampu menunjukkan prestasi terbaik pada Porprov XIV Kalbar,” ujar Hendra.
Ia menyadari, prestasi tidak bisa diraih secara instan. Dibutuhkan latihan konsisten, disiplin atlet, dukungan pelatih, serta manajemen pembinaan yang mampu membaca kebutuhan atlet dari waktu ke waktu.
Karena itu, Porserosi Pontianak terus mendorong para atlet untuk menjalani latihan secara rutin dengan meningkatkan kemampuan teknik, kecepatan, daya tahan, keseimbangan, hingga mental bertanding.
Dari Lintasan Sirkuit SSA Menuju Podium Porprov
Lintasan Sirkuit Stadion SSA menjadi salah satu tempat para atlet menempa kemampuan. Di lintasan tersebut, para atlet terlihat menjalani latihan dengan serius. Kecepatan, kelincahan, dan keberanian menjadi bagian yang terus diasah dalam setiap sesi latihan.
Bagi Hendra, latihan yang dilakukan hari ini merupakan investasi untuk menghadapi persaingan pada Porprov XIV Kalbar 2026.
Ia berharap kerja keras atlet dan tim pelatih dapat membuahkan hasil maksimal. Lebih jauh, pembinaan yang dilakukan tidak hanya ditujukan untuk menghadapi Porprov, tetapi juga menjadi fondasi bagi lahirnya atlet-atlet Pontianak yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Porserosi Pontianak pun membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda yang memiliki minat dan bakat di olahraga sepatu roda, skateboard, maupun freestyle untuk mendapatkan pembinaan.
“Kami ingin anak-anak muda memiliki ruang untuk berkembang dan berprestasi. Kalau pembinaannya dilakukan sejak dini dan konsisten, bukan tidak mungkin dari Pontianak akan lahir atlet yang mampu membawa nama Kalbar di tingkat nasional,” katanya.
Dengan semangat “bukan sekadar meluncur, tetapi mengejar prestasi”, Porserosi Pontianak kini mulai memanaskan mesin menuju Porprov XIV Kalbar 2026.
Targetnya jelas: menjadikan lintasan latihan sebagai pijakan menuju podium juara. (*)