Ponticity post author Kiwi 12 September 2026

Koh Limin Dukung Ongky Lesmana Pimpin PASI Kalbar, Saatnya Anak Muda Bawa Atletik Naik Kelas

Photo of Koh Limin Dukung Ongky Lesmana Pimpin PASI Kalbar, Saatnya Anak Muda Bawa Atletik Naik Kelas

PONTIANAK, SP - Dukungan terhadap pencalonan Ongky Lesmana sebagai Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kalimantan Barat terus mendapat perhatian dari berbagai kalangan.

Salah satunya datang dari Limin Wong, pengusaha kopi dan penggiat olahraga yang akrab disapa Koh Limin. Pemilik Aming Coffee tersebut secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Ongky untuk memimpin PASI Kalbar.

Koh Limin menilai Ongky memiliki modal yang cukup untuk membawa PASI ke arah yang lebih baik. Selain masih muda, Ongky dinilai memiliki pengalaman dalam kegiatan olahraga, jaringan yang luas, serta kemampuan berkomunikasi dengan berbagai kalangan.

“Saya mendukung Bro Ongky. Saya melihat dia punya pengalaman, jaringan dan energi anak muda yang dibutuhkan untuk membangun PASI ke depan,” ujar Koh Limin.

Menurutnya, kepemimpinan baru PASI tidak boleh hanya berbicara mengenai pergantian figur. Yang lebih penting adalah bagaimana organisasi mampu meningkatkan pembinaan dan melahirkan atlet-atlet berprestasi.

“Yang penting bukan sekadar siapa ketuanya, tetapi apa yang bisa dikerjakan setelah terpilih. Targetnya harus jelas dan prestasi atlet harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Koh Limin melihat Kalimantan Barat memiliki banyak potensi atlet muda yang perlu mendapatkan pembinaan secara serius dan berkelanjutan.

“Kita punya banyak anak muda berbakat. Jangan sampai hanya ikut pertandingan. Mereka harus dibina dan disiapkan untuk berprestasi,” katanya.

Ongky Dinilai Punya Pengalaman dan Jaringan

Koh Limin mengatakan dukungannya kepada Ongky bukan tanpa alasan. Ia melihat Ongky telah cukup lama bersentuhan dengan kegiatan olahraga dan memiliki pengalaman dalam penyelenggaraan berbagai event.

“Ongky bukan orang baru di kegiatan olahraga. Dia sudah banyak terlibat dalam event dan bergaul dengan berbagai kalangan. Itu menjadi modal penting untuk memimpin organisasi,” ujarnya.

Menurut Koh Limin, kemampuan membangun jaringan juga sangat dibutuhkan dalam pengembangan olahraga. PASI tidak mungkin bekerja sendiri tanpa dukungan pemerintah, KONI, dunia usaha, komunitas, pelatih dan masyarakat.

“PASI harus terbuka dan banyak berkolaborasi. Pemerintah, dunia usaha, pelatih, komunitas dan atlet harus bisa berjalan bersama,” katanya.

Sebagai pengusaha, Koh Limin juga melihat dunia usaha memiliki peran penting dalam mendukung pembinaan olahraga. Namun, menurutnya, organisasi olahraga harus mampu menyusun program yang jelas dan profesional.

“Kalau programnya jelas dan pengelolaannya profesional, saya yakin dunia usaha akan lebih mudah diajak berkolaborasi,” ujarnya.

Regenerasi Harus Diberi Ruang

Koh Limin juga menilai sudah saatnya generasi muda mendapatkan ruang lebih besar dalam kepemimpinan olahraga.

Menurutnya, regenerasi bukan berarti mengesampingkan para senior. Sebaliknya, pengalaman senior harus menjadi pijakan bagi generasi muda untuk berkembang.

“Yang muda perlu diberi kesempatan, tetapi tetap menghormati pengalaman senior. Kalau energi anak muda dan pengalaman senior disatukan, organisasi akan lebih kuat,” katanya.

Ia berharap Pengurus PASI Kabupaten/Kota dapat memberikan kesempatan kepada Ongky apabila dinilai memiliki kemampuan dan visi yang sesuai untuk membawa organisasi ke depan.
“Kalau dipercaya, Ongky harus bisa merangkul semua. Dengarkan daerah, hormati senior dan beri ruang kepada yang muda,” pesan Koh Limin.

Jangan Kejar Jabatan, Kejar Prestasi

Koh Limin juga memberikan pesan khusus kepada Ongky apabila nantinya dipercaya memimpin PASI Kalbar.
Menurutnya, jabatan bukanlah tujuan akhir. Ukuran keberhasilan seorang ketua harus dilihat dari prestasi yang mampu dihasilkan.

“Kalau dipercaya, jangan kejar jabatan. Kejar prestasi. Itu yang paling penting,” tegasnya.

Ia berharap kepemimpinan PASI ke depan benar-benar berorientasi pada kepentingan atlet.

“Atlet harus menjadi perhatian utama. Jangan sampai mereka merasa berjuang sendiri. PASI harus hadir untuk membina dan mendukung mereka,” katanya.

Koh Limin menambahkan, kepercayaan yang diberikan kepada seorang pemimpin harus dijaga dengan amanah, transparan dan penuh tanggung jawab.

“Kepercayaan itu amanah. Kalau sudah diberi kesempatan, harus dibuktikan dengan kerja nyata dan prestasi,” ujarnya.

Dengan dukungan tersebut, Koh Limin berharap momentum pencalonan Ongky dapat menjadi bagian dari proses regenerasi sekaligus pembenahan olahraga atletik Kalimantan Barat.

Ia berharap PASI tidak sekadar aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi mampu menyusun target prestasi yang lebih tinggi dan terukur.
“Kita harus punya target besar. Jangan hanya berpikir ikut pertandingan. Kita ingin atlet Kalbar berprestasi di tingkat nasional dan kalau bisa sampai internasional,” pungkasnya.

Bagi Koh Limin, siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin PASI Kalbar harus mampu menjawab tantangan tersebut. Bukan sekadar menjadi ketua, tetapi menjadi penggerak yang mampu membawa atletik Kalbar benar-benar naik kelas. (*)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda