Melawi post author Kiwi 12 September 2026

Langkah Konkret Pencegahan Karhutla, PT BPK Inisiasi Pembentukan dan Pelatihan Masyarakat Peduli Api

Photo of Langkah Konkret Pencegahan Karhutla, PT BPK Inisiasi Pembentukan dan Pelatihan Masyarakat Peduli Api Kegiatan sosialisasi, inisiatif pembentukan dan pelatihan Masyarakat Peduli Api yang dilaksanakan PT Bintang Permata Khatulistiwa bersama jajaran TNI/Polri, Manggala Agni hingga pemerintah kecamatan. Ist

MELAWI, SP – Untukmemperkuat kesiapsiagaan dalam mengantisipasi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), PT Bintang Permata Khatulistiwa (BPK) memprakarsai pembentukan, pelatihan, dan sosialisasi Masyarakat Peduli Api (MPA) di Kecamatan Menukung, Rabu (9/9).

?Berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Menukung, inisiatif ini digelar dengan menggandeng Manggala Agni Daops XI Sintang serta melibatkan sinergi lintas sektor, mulai dari jajaran TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan desa, hingga pemangku adat setempat.

?Sejumlah tokoh hadir langsung dalam agenda tersebut, antara lain Kolonel TNI Rully Sanjaya dari Mabes TNI (mewakili Dandim Sintang), Kasat Samapta Polres Melawi AKP Nono Partoyuwono (mewakili Kapolres Melawi AKBP Askhabul Kahfi), Camat Menukung Bujang, Plh. Kapolsek Menukung Ipda Yakin Puas, Danramil 1205/11 Menukung, para kepala desa, Temenggung Adat, serta anggota MPA.

?Sebagai pemrakarsa kegiatan, PT BPK menilai kesadaran dan keterlibatan masyarakat akar rumput adalah kunci keberhasilan sistem pencegahan Karhutla yang berkelanjutan.

?Perwakilan Kebun PT Bintang Permata Khatulistiwa, Lantip Trahutomo, menegaskan bahwa agenda ini merupakan bentuk komitmen nyata perusahaan dalam mendorong kesiapan bersama sekaligus melibatkan warga secara aktif.

?“Kegiatan ini merupakan gagasan kami untuk memperkuat sinergi dengan seluruh pihak dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla. Kami menyambut baik keterlibatan pemerintah, TNI-Polri, Manggala Agni, pemerintah desa, tokoh adat dan masyarakat,” ujar Lantip.

?Ia mengungkapkan bahwa PT BPK juga menyiagakan sarana pendukung dan personel internal yang siap dimobilisasi kapan saja demi memperkuat deteksi dini di lapangan.

?“Perusahaan telah menyiapkan peleton Damkar Siaga Api beserta peralatan yang dapat digunakan sewaktu-waktu. Kami juga memiliki sarana pendukung seperti embung dan menara pantau di setiap rayon. Kesiapan ini menjadi bagian dari agenda tahunan PT Bintang Permata Khatulistiwa dalam melakukan pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan,” jelasnya.

?Lantip menambahkan, keberadaan MPA di tingkat lokal diharapkan dapat mempercepat respons serta memperlancar koordinasi saat ditemukan titik api di kawasan Menukung.

?Langkah kolaboratif ini disambut positif oleh Kepolisian. Kasat Samapta Polres Melawi AKP Nono Partoyuwono menyebut pembentukan MPA sebagai tindakan konkret untuk menyatukan langkah menghadapi risiko kebakaran.

?“Karhutla bukan hanya menjadi tugas pemerintah atau aparat semata. Semua pihak perlu mengambil peran sesuai dengan kemampuan dan sumber daya yang dimiliki. Sinergi serta kesiapsiagaan harus terus dibangun agar apabila terjadi kebakaran, penanganannya dapat dilakukan dengan cepat,” tutur AKP Nono.

?Ia mengingatkan bahwa dampak Karhutla sangat merugikan aspek kesehatan, lingkungan, dan ekonomi masyarakat, sehingga langkah pencegahan harus diprioritaskan. Nono mengimbau warga agar tidak memicu api, seperti membuka lahan dengan cara membakar atau membuang puntung rokok sembarangan.

?Melalui kemitraan yang terjalin erat antara perusahaan, aparat, pemangku adat, dan warga, PT BPK berharap upaya pencegahan Karhutla di Kecamatan Menukung makin efektif. (eko)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda