SINGKAWANG,SP - Sebanyak 727 tatung akan memeriahkan Festival Cap Go Meh di Kota Singkawang, Selasa (3/3) mendatang.
"Ratusan tatung ini meliputi, tatung dengan tandu sebanyak 523 peserta, tatung tanpa tandu sebanyak 108 peserta, miniatur sebanyak 75 peserta, jelangkung sebanyak 15 peserta, naga 3 peserta, barongsai 2 peserta dan 1 rombongan jalan kaki," kata Ketua Pelaksana Perayaan Imlek dan Cap Go Meh Singkawang, Bun Cin Thong, Sabtu (28/2).
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Singkawang, Mokhllis mengatakan, jika pihaknya sudah menyebar sebanyak 736 undangan kepada para pejabat untuk menghadiri perayaan yang sudah dikenal secara Nasional ini.
"Dari jumlah itu, yang sudah mengkonfirmasi untuk hadir ada sebanyak 102 undangan," katanya.
Mereka terdiri dari, Ketua MPR RI, Ketua DPD RI, Menko AHY, Menteri Dalam Negeri, Menteri Perumahan Rakyat dan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif.
Kemudian, Gubernur Kalbar, Gubernur Maluku Utara, 7 perwakilan dari BPK RI, Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI.
Festival Cap Go Meh ini juga akan dihadiri pejabat dari Luar Negeri yang salah satunya Duta Besar Republik Tiongkok di Jakarta hingga tokoh Nasional, bapak OSO.
Sementara Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengatakan, Festival Cap Go Meh ini bukan hanya merupakan agenda tahunan saja, melainkan salah satu budaya yang menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kota Singkawang yang lahir dari tradisi dan tumbuh dalam keberagaman yang menjadi simbol harmoni antar umat beragama dan etnis di Kota Singkawang.
"Di momen Festival Cap Go Meh inilah dunia dapat melihat segala bentuk bagaimana masyarakat Singkawang bisa hidup berdampingan dengan baik, dalam suasana damai, saling menghormati dan mendukung," katanya.
Terlebih perayaan Imlek dan Cap Go Meh di tahun ini sangat istimewa, yang mana pada Festival Cap Go Meh dilaksanakan masih dalam suasana bulan suci Ramadhan.
Akan tetapi, Pemerintah bersama panitia Imlek dan Cap Go Meh serta panitia Ramadhan Fair Kota Singkawang bisa bersama-sama menghias kota.
Selain itu, pada pawai obor dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, bisa dilakukan pelaksanaannya pada Malam Tahun Baru Imlek di Kota Singkawang.
"Inilah yang bisa kita jadikan suatu momentum yang istimewa dan bisa kita tunjukkan kepada dunia bahwa damai itu indah, damai itu sangat membanggakan dan damai juga sangat membahagiakan," ujarnya.
Saat ini, Pemkot Singkawang bersama TNI-Polri sedang melakukan persiapan-persiapan pengamanan terpadu untuk pelaksanaan Festival Cap Go Meh pada tanggal 3 Maret mendatang.
Disamping itu, dia juga berharap penguatan dari sisi promosi agar diperluas sehingga bisa menjangkau wisatawan baik lokal maupun mancanegara.
"Dengan demikian, Festival Cap Go Meh dapat menjadi salah satu acara tahunan yang paling dinantikan dan menjadi simbol kebanggaan Kota Singkawang," harapnya. (rud)