PONTIANAK, SP - Maraknya penyelundupan telur penyu membuat Satgas Polisi Kehutanan Kalimantan Barat akan berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) kepulauan Riau untuk bersama-sama mengantisipasi penyelundupan telur penyu. Apalagi saat ini, memasuki bulan penyu sedang bertelur.
Pada bulan-bulan ini, hewan penyu sedang marak bertelur, sehingga telur penyu tersebut biasanya banyak di pasaran, terutama di Singkawang dan Sambas. Hal ini dikarenakan banyak nelayan berasal dari kepulauan Riau yang membawa telur penyu.
Kasatgas Polhut Kalbar Paramita Rosandi merasa miris dengan banyaknya telur penyu yang diselundupkan dari pulau Tambelan, kepulauan Riau ke Pontianak, mengingat penyu merupakan hewan dilindungi dan populasinya sudah sangat terancam punah.
Selain itu, untuk mencegah penangkapan dan diperjualbelikannya telur penyu oleh masyarakat, Satgas Polhut Kalimantan Barat sudah melakukan sosialisasi langsung ke masyarakat yang berada di kawasan penyu bertelur.
Di Kalimantan Barat sendiri, terdapat suaka penyu yang terletak di Tanjung Belimbing, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. Di sana merupakan suaka pelestarian penyu, dari penetasan hingga pelepasliaran.
Saksikan berita selengkapnya, dalam tayangan News PemredTV diatas.