Info Anda post authorKiwi 04 November 2025

Edukasi Penyakit Kolestrol Berbasis Kasus dan Video serta Pemeriksaan Kadar Kolestrol pada Kelompok Majelis Taklim Al-Muhajirin

Photo of Edukasi Penyakit Kolestrol Berbasis Kasus dan Video serta Pemeriksaan Kadar Kolestrol pada Kelompok Majelis Taklim Al-Muhajirin

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Ketua: Hadi Kurniawan, M.Sc., Apt.

Meningkatnya angka kejadian hiperkolesterolemia di Kabupaten Kubu Raya mendorong perlunya upaya berkelanjutan dalam penanganan kolesterol secara komprehensif. Menjawab tantangan tersebut, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan di Masjid Al-Muhajirin, Kecamatan Sungai Raya. Kegiatan ini mengusung tema “Edukasi Penyakit Kolesterol Berbasis Kasus dan Video serta Pemeriksaan Kadar Kolesterol pada Kelompok Majelis Taklim Al-Muhajirin.”

Hiperkolesterolemia merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di wilayah kerja Puskesmas Sungai Raya Dalam. Berdasarkan survei dan wawancara dengan Majelis Taklim Al-Muhajirin, masih banyak masyarakat yang belum memahami cara pengelolaan kolesterol dengan benar. Rendahnya literasi kesehatan ini mendorong Tim PKM Farmasi FK UNTAN untuk melakukan edukasi langsung guna meningkatkan kesadaran masyarakat.

Kegiatan dipimpin oleh Hadi Kurniawan, M.Sc., Apt., dengan anggota Dr. Hariyanto IH, M.Si., Apt., Dr. Siti Nani Nurbaeti, M.Si., Apt., serta mahasiswa Restiyani Rahayu dan Alya Zalianti. Pelaksanaan berlangsung pada 20 September 2025 dan melibatkan ibu-ibu Majelis Taklim Al-Muhajirin sebagai mitra strategis dalam penyebaran edukasi kesehatan ke masyarakat.

Rangkaian kegiatan dimulai dari persiapan administrasi dan survei awal tingkat pengetahuan masyarakat, dilanjutkan diskusi interaktif mengenai penyebab, gejala, dan tata laksana kolesterol. Peserta juga menjalani pemeriksaan kadar kolesterol menggunakan alat deteksi dan strip kolesterol, dengan hasil yang dapat diketahui secara langsung. Mereka yang memiliki kadar kolesterol tinggi mendapat konseling individu mengenai upaya penurunan kolesterol. Sebagai evaluasi, dilakukan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan. Banyak yang baru menyadari bahwa kolesterol tinggi dapat dialami siapa saja, termasuk individu dengan berat badan normal. Kelompok Majelis Taklim juga semakin paham pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan kepatuhan konsumsi obat. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta terhadap faktor risiko, mitos, dan fakta kolesterol.

Program ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi serta mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU) Universitas Tanjungpura. Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, luaran kegiatan meliputi publikasi media lokal, artikel di jurnal “PengabdianMu” (Sinta 4), serta video edukasi yang didaftarkan hak cipta. Melalui program ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini dan pengelolaan kolesterol meningkat sehingga mampu menekan risiko penyakit kardiovaskular.(*)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda