Ketapang post author Kiwi 01 Oktober 2026

Panen Perdana di Lahan Sitaan PHK, Agrinas Gandeng Koperasi Garuda Kalbar Nusantara

Photo of Panen Perdana di Lahan Sitaan PHK, Agrinas Gandeng Koperasi Garuda Kalbar Nusantara PANEN PERDANA - PT Agrinas Palma Nusantara menggandeng Koperasi Garuda Kalbar Nusantara gelar panen Perdana di lahan sitaan PHK di Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, kemarin. SUARA PEMRED / BOB

KETAPANG, SP – Panen perdana dilaksanakan di areal lahan sitaan Perkebunan Kelapa Sawit yang berada di lokasi perusahaan PT Agriplus, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Areal tersebut merupakan bagian dari lahan yang telah diserahkan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) kepada PT Agrinas Palma Nusantara untuk dikelola dan dioptimalkan pemanfaatannya.

Dari total areal yang diserahkan kepada PT Agrinas Palma Nusantara, luasnya mencapai sekitar 259,5 hektare. Namun, berdasarkan kondisi di lapangan, tutupan tanaman kelapa sawit yang terdapat di areal tersebut hanya sekitar 9 hektare.

Dalam pelaksanaan pengelolaan di lapangan, PT Agrinas Palma Nusantara menunjuk Koperasi Garuda Kalbar Nusantara sebagai vendor pelaksana pekerjaan sekaligus mitra dalam pengelolaan areal tersebut.

Koperasi Garuda Kalbar Nusantara kemudian melakukan sejumlah pekerjaan lapangan pada areal sawit yang telah memiliki tutupan tanaman. Setelah dilakukan pemeliharaan dan persiapan panen, akhirnya dilaksanakan panen perdana dengan hasil mencapai 2.840 kilogram atau sekitar 2,84 ton Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit.

Panen perdana ini menjadi salah satu tahapan awal dalam upaya mengoptimalkan lahan yang telah berada dalam pengelolaan PT Agrinas Palma Nusantara, khususnya terhadap areal yang masih memiliki tanaman sawit produktif.

Ketua Koperasi Garuda Kalbar Nusantara, M. Saupi, mengatakan pihaknya bersyukur dapat dipercaya PT Agrinas Palma Nusantara untuk ikut melaksanakan pekerjaan di lapangan.

Menurutnya, koperasi akan menjalankan pekerjaan tersebut secara profesional dan berupaya memastikan setiap areal yang dikelola dapat memberikan hasil optimal.

“Ini merupakan panen perdana dari areal yang kami kerjakan bersama PT Agrinas Palma Nusantara. Dari sekitar 9 hektare tutupan sawit yang ada, pada panen perdana ini kita berhasil mendapatkan hasil sekitar 2.840 kilogram TBS,” ujar M. Saupi.

Saupi yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalimantan Barat menambahkan, pengelolaan lahan tersebut tidak hanya berbicara mengenai produksi, tetapi juga bagaimana lahan yang telah diserahkan dapat dimanfaatkan secara baik, produktif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Prinsip kami di koperasi adalah bekerja secara terbuka, profesional dan bertanggung jawab. Lahan yang sudah dipercayakan untuk dikelola harus kita rawat dan optimalkan. Tentunya kami berharap ke depan produktivitasnya bisa terus meningkat,” katanya.

Ia menjelaskan, luas areal keseluruhan sekitar 259,5 hektare tidak seluruhnya merupakan lahan dengan tutupan sawit. Karena itu, menurutnya, diperlukan pendataan dan pemetaan yang jelas terhadap kondisi masing-masing bagian areal agar pengelolaannya dapat dilakukan sesuai dengan kondisi dan peruntukannya.

“Dari sekitar 259,5 hektare yang diserahkan, tutupan sawitnya baru sekitar 9 hektare. Jadi masih ada areal yang cukup luas dan tentu membutuhkan penanganan serta perencanaan lebih lanjut. Untuk areal sawit yang sudah ada, kita fokus terlebih dahulu bagaimana tanaman tersebut bisa produktif dan memberikan hasil,” jelas Saupi.

Lebih lanjut, Saupi berharap kerja sama antara PT Agrinas Palma Nusantara dengan Koperasi Garuda Kalbar Nusantara dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak positif, terutama dalam membuka ruang partisipasi masyarakat dan koperasi lokal dalam kegiatan pengelolaan lahan.

“Harapan kami, keberadaan koperasi lokal bukan hanya sebagai pelaksana pekerjaan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari proses pemberdayaan ekonomi masyarakat. Tentunya semua harus berjalan sesuai aturan, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.

Panen perdana dengan hasil 2,84 ton TBS tersebut sekaligus menjadi catatan awal produktivitas areal sawit yang dikelola Koperasi Garuda Kalbar Nusantara sebagai mitra PT Agrinas Palma Nusantara di Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang. (bob)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda