Ponticity post author elgiants 30 September 2026

BPBD Waspadai Asap Kiriman Daerah Sekitar, Pontianak Bebas Titik Api

Photo of BPBD Waspadai Asap Kiriman Daerah Sekitar, Pontianak Bebas Titik Api Kepala BPBD Kota Pontianak, Muchammad Yamin.

PONTIANAK, SP - Hujan yang mengguyur Kota Pontianak dalam sepekan terakhir membawa angin segar dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak memastikan dalam satu bulan terakhir tidak ditemukan titik api di wilayah Kota Pontianak.

Kepala BPBD Kota Pontianak, Muchammad Yamin, mengatakan kondisi tersebut menjadi kabar baik setelah sebelumnya masyarakat sempat menghadapi kabut asap akibat karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.

“Alhamdulillah kita bersyukur kepada Tuhan, Kota Pontianak dalam satu minggu ini diguyur hujan,” ujar Yamin, kemarin.

Menurutnya, hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir turut membantu menjaga kondisi lahan di wilayah Kota Pontianak. BPBD memastikan tidak terdapat titik api dalam satu bulan terakhir, termasuk di wilayah Pontianak Selatan, Pontianak Tenggara dan Pontianak Utara.

“Memang satu bulan terakhir ini kita pastikan tidak ada titik api di Kota Pontianak, baik di Pontianak Selatan, Pontianak Tenggara maupun Pontianak Utara,” katanya.

Meski kondisi di dalam kota relatif membaik, Yamin mengatakan karhutla masih terjadi di sejumlah kabupaten di sekitar Kota Pontianak.

Asap dari kebakaran tersebut masih berpotensi terbawa angin menuju Kota Pontianak. Kondisi tersebut membuat kualitas udara di Kota Pontianak tetap perlu dipantau meskipun hujan telah turun.

“Akan tetapi memang di kabupaten-kabupaten sekitar Kota Pontianak masih terjadi kebakaran, sehingga asap yang sampai ke Pontianak itu terbawa angin ke arah Kota Pontianak,” jelasnya.

Karena itu, BPBD Kota Pontianak berharap hujan terus turun di wilayah Pontianak maupun daerah sekitarnya. Hujan yang merata diharapkan dapat membantu mengurangi potensi kebakaran sekaligus menekan kemunculan asap.

Yamin menyebut kondisi jarak pandang di Kota Pontianak juga mulai menunjukkan perbaikan. Setelah beberapa hari sebelumnya masyarakat menghadapi kondisi udara yang kurang baik, kondisi cuaca saat ini dinilai lebih cerah.

“Mudah-mudahan terjadi hujan juga sehingga kita lihat hari ini jarak pandang sudah cerah,” ujarnya.

Membaiknya kondisi cuaca dan kualitas udara juga berdampak terhadap aktivitas pendidikan di Kota Pontianak.

Yamin mengatakan sekolah-sekolah mulai kembali menjalankan aktivitas pembelajaran secara normal. Sekolah jenjang SD, SMP hingga SMA telah kembali beraktivitas sejak Senin.

“Dari Senin kemarin sekolah-sekolah, baik itu SD, SMP dan SMA sudah bisa beraktivitas kembali,” katanya.

Kembalinya aktivitas sekolah menjadi salah satu indikator bahwa kondisi di Kota Pontianak mulai berangsur membaik setelah sebelumnya kegiatan pendidikan harus menyesuaikan dengan kondisi kabut asap.

Meski demikian, Yamin berharap masyarakat tetap waspada dan tidak menganggap kondisi saat ini sebagai alasan untuk mengabaikan potensi karhutla.

Menurutnya, keberadaan hujan sangat membantu, tetapi penanganan dan pencegahan kebakaran tetap harus dilakukan, terutama karena masih terdapat kebakaran di sejumlah wilayah sekitar Pontianak.

Selain berdampak terhadap kualitas udara dan aktivitas pendidikan, kondisi kabut asap sebelumnya juga turut memengaruhi aktivitas masyarakat.

Karena itu, BPBD berharap hujan terus mengguyur wilayah Kalimantan Barat sehingga karhutla semakin berkurang dan kondisi lingkungan semakin membaik.

“Mudah-mudahan hujan terus terjadi dan karhutla terus berkurang sehingga ekonomi bisa kembali tumbuh,” pungkas Yamin.

BPBD Kota Pontianak tetap mengimbau masyarakat untuk menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Kondisi lahan yang masih berpotensi terbakar membuat kewaspadaan tetap diperlukan meskipun hujan mulai sering turun. (din)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda