Ketapang post authorKiwi 12 Mei 2026

Job Fair dan Gebyar Vokasi Jadi Ruang Kolaborasi Pendidikan dan Industri di Ketapang

Photo of Job Fair dan Gebyar Vokasi Jadi Ruang Kolaborasi Pendidikan dan Industri di Ketapang Pembukaan Job Fair dan Gebyar Vokasi yang digelar di Citimall Ketapang, Senin 11 mei 2026.

KETAPANG, SP - Kegiatan Job Fair dan Gebyar Vokasi yang digelar di Citimall Ketapang, Senin (11/05/2026), menjadi wadah kolaborasi antara dunia pendidikan, dunia usaha, dan pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Ketapang.

‎Mengusung tema “Kolaborasi Strategis Pemerintah Daerah dengan Industri Menuju Ketapang Sejahtera”, kegiatan tersebut menghadirkan berbagai informasi peluang kerja, pendidikan vokasi, hingga pengembangan kompetensi tenaga kerja yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

‎Job Fair memberikan kesempatan bagi masyarakat, khususnya generasi muda dan para pencari kerja, untuk memperoleh akses informasi mengenai peluang kerja, kebutuhan kompetensi tenaga kerja, serta gambaran dunia kerja secara langsung.

‎Sementara Gebyar Vokasi menjadi media untuk menunjukkan peran penting pendidikan vokasi dalam menyiapkan lulusan yang memiliki keterampilan, kompetensi, dan kesiapan menghadapi dunia kerja maupun dunia usaha.

‎Di tengah perkembangan globalisasi, transformasi digital, dan perubahan kebutuhan pasar kerja yang semakin cepat, peningkatan kualitas sumber daya manusia dinilai menjadi hal yang sangat penting. Pendidikan vokasi pun dipandang memiliki posisi strategis sebagai jembatan antara dunia pendidikan dengan dunia industri.

‎Kabupaten Ketapang sendiri memiliki potensi ekonomi yang besar di berbagai sektor, mulai dari perkebunan, pertanian, kehutanan, perikanan, pertambangan, jasa, perdagangan hingga industri kreatif. Potensi tersebut dinilai perlu didukung dengan ketersediaan tenaga kerja lokal yang kompeten dan sesuai kebutuhan dunia usaha.

‎Melalui kegiatan tersebut, kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri diharapkan dapat terus diperkuat, baik melalui program pelatihan, magang, sertifikasi kompetensi, maupun penyesuaian kurikulum pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

‎Selain menghadirkan pameran pendidikan dan informasi ketenagakerjaan, kegiatan ini juga dirangkai dengan pentas seni yang melibatkan generasi muda. Pentas seni menjadi ruang pengembangan kreativitas sekaligus upaya memperkuat identitas budaya lokal di tengah arus modernisasi.

‎Kegiatan ini diharapkan mampu membuka wawasan generasi muda bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh pendidikan akademik semata, tetapi juga melalui penguasaan keterampilan, kreativitas, kemampuan komunikasi, etika kerja dan semangat inovasi serta kewirausahaan. (teo)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda