Singkawang post authorKiwi 12 Mei 2026

Panitia Gawe Dayak Naik Dango Singkawang Targetkan 20 Ribu Kunjungan

Photo of Panitia Gawe Dayak Naik Dango Singkawang Targetkan 20 Ribu Kunjungan Pemkot Singkawang audiensi bersama panitia Gawe Dayak Naik Dango

SINGKAWANG, SP -;Panitia Gawe Dayak Naik Dango Singkawang ke-XXVI optimistis perhelatan budaya yang berlangsung 27-31 Mei 2026 di Rumah Adat Dayak dapat mendatangkan dampak ekonomi signifikan bagi kota. Target kunjungan wisatawan ditetapkan sebanyak 20 ribu orang selama lima hari pelaksanaan.

"Berdasarkan perkiraan kami, dalam 1 hari pengunjung bisa datang ke Kota Singkawang ada sebanyak 4000 orang dan ini berdasarkan pengalaman kami pada event serupa di tahun-tahun sebelumnya," kata Ketua Panitia Pelaksana, Andreas Aan, Selasa (12/5).

Jumlah tersebut dihitung dari tren kedatangan wisatawan pada event Gawe Dayak Naik Dango tahun-tahun sebelumnya. Animo masyarakat, baik dari dalam maupun luar Singkawang, dinilai terus meningkat seiring dengan semakin beragamnya rangkaian acara yang disajikan.

Dia berharap, masyarakat luar yang berkunjung nanti bisa menikmati keindahan dan event yang disuguhkan di Kota Singkawang sehingga bisa memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, perhotelan dan rumah makan.

"Kehadiran ribuan pengunjung diproyeksikan menggerakkan okupansi hotel, transportasi lokal, serta meningkatkan penjualan kuliner dan oleh-oleh khas daerah," ujarnya.

Untuk mengakomodasi kebutuhan pengunjung dan pelaku usaha, panitia menyiapkan sebanyak 80 stand UMKM yang tersebar di area Rumah Adat Dayak. Stand-stand ini akan menampilkan produk kerajinan, kuliner tradisional, hingga cenderamata khas Dayak dan Singkawang.

Selain itu, dalam event ini pihaknya menyiapkan sebanyak 80 stand, yang mana berdasarkan perhitungan pada gawe-gawe sebelumnya, omzet para pedagang dalam 1 hari bisa mencapai Rp5 juta. Jika dikalikan dengan 80 UMKM, maka perputaran uang dalam satu hari kegiatan bisa mencapai Rp400 juta.

"Dengan asumsi tersebut, kami memperkirakan transaksi selama lima hari pelaksanaan bisa mencapai miliaran rupiah. Ini tentu menjadi angin segar bagi pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat," ungkapnya.

Dia menambahkan, perputaran ekonomi dari kegiatan ini tidak hanya dirasakan oleh pedagang di area event. Sektor pendukung seperti perhotelan, restoran, transportasi, dan jasa lainnya juga diprediksi mendapat imbas positif.

"Maka pemikiran kami, event ini tentunya dapat menambah pemasukan PAD Kota Singkawang, baik melalui pajak hiburan, retribusi, maupun peningkatan transaksi ekonomi secara keseluruhan," ujarnya. (rud)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda