KETAPANG, SP – Memasuki usia emas 50 tahun, Karang Taruna Tunas Cempaka Desa Muara Jekak menandai perjalanan panjangnya dengan semangat baru. Bukan sekadar perayaan, momentum tersebut diwujudkan melalui gelaran Turnamen Karang Taruna Tunas Cempaka Cup 2026 yang memperebutkan Piala Bupati Ketapang.
Turnamen yang mempertandingkan sepak bola serta bola voli putra dan putri itu resmi dibuka di Lapangan Sepak Bola Rajawali FC Muara Jekak, Kecamatan Sandai, Senin (14/9/2026).
Pembukaan turnamen tidak hanya menjadi penanda dimulainya kompetisi olahraga. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sportivitas, kebersamaan, dan rasa kekeluargaan di tengah masyarakat.
Karang Taruna Tunas Cempaka yang telah berdiri sejak 1976 diharapkan tidak sekadar menjadi wadah kegiatan kepemudaan. Organisasi tersebut juga diharapkan terus hadir memberikan manfaat nyata dan mengambil bagian dalam menjawab berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat.
Semangat kesetiakawanan sosial itu salah satunya diwujudkan melalui instruksi langsung selaku Pembina Umum Karang Taruna Kabupaten Ketapang kepada PKKT Ketapang untuk aktif membantu masyarakat menghadapi dampak kemarau panjang.
Sejak awal Agustus, jajaran pemuda turut bergerak mendistribusikan air bersih, membagikan masker, hingga terlibat dalam upaya penanganan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah terdampak.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi Karhutla di tingkat desa, pada kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan peralatan pemadam kebakaran kepada Kepala Desa Randau Jungkal dan Kepala Desa Istana, Kecamatan Sandai.
Kepedulian sosial juga diwujudkan melalui penyerahan bantuan alat tulis bagi para pelajar di SDN 4, SDN 5, SDN 23, SMPN 3, SMKN 1 Sandai, serta Pondok Pesantren Darul Ulum.
Tak hanya olahraga dan aksi sosial, pembukaan turnamen turut diramaikan dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya. Mulai dari Silat Kutemare Kajang Sedahan Sandai, Marching Band SMAN 1 Sandai, Tarian Melayu Sanggar Tunas Cempaka, hingga penampilan tunggal Anggi, putri daerah asal Jokak Sekayuk.
Prosesi peresmian turnamen ditandai dengan pemukulan gong dan tendangan bola pertama. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan laga persahabatan antara Rajawali FC dan Persikat Legend.
Sejumlah unsur turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Juslianto selaku Koordinator Penyelenggara, Brigjen Romi dari Mabes TNI, Staf Ahli Bupati, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat dan DPRD Kabupaten Ketapang, Kepala Dispora, Kepala Disdukcapil, Ketua Karang Taruna, camat, kepala desa, pihak perusahaan, serta masyarakat setempat.
Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi bagian dari semangat bersama untuk menjaga tradisi positif yang telah dibangun Karang Taruna Tunas Cempaka.
Bahkan, semangat tersebut diarahkan untuk terus diperluas. Turnamen Karang Taruna Cup direncanakan kembali digelar pada 2027 mendatang dalam skala Kabupaten Ketapang, dengan Desa Muara Jekak sebagai lokasi pelaksanaan. (*)