Kubu Raya post author Kiwi 24 Agustus 2026

Sukiryanto Ikut Rapat Terbatas Penanganan Karhutla Bersama Presiden

Photo of Sukiryanto Ikut Rapat Terbatas Penanganan Karhutla Bersama Presiden Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, mengikuti rapat terbatas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Ruang VIP Lanud Supadio, Kubu Raya, Sabtu (22/8).

‎KUBU RAYA, SP – Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, mengikuti rapat terbatas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Ruang VIP Lanud Supadio, Kubu Raya, Sabtu (22/8).

‎‎Rapat tersebut dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto. Pembahasan meliputi kondisi terkini karhutla sekaligus langkah penanganan yang harus segera diperkuat.

‎‎Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, mengatakan kehadiran Presiden Prabowo menunjukkan perhatian serius pemerintah terhadap bencana karhutla yang melanda Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Kubu Raya.

‎‎"Tadi kita selesai rapat dengan Pak Presiden, kemudian kita meninjau lokasi kebakaran di Jalan A. Yani III. Ada beberapa kesimpulan, bahwa beliau sangat concern untuk membantu mengatasi musibah yang terjadi di Kalimantan ini, khususnya Kalimantan Barat, terkhusus di Kabupaten Kubu Raya," kata Sukiryanto.

‎‎Menurut dia, pemerintah pusat telah menyiapkan sejumlah langkah konkret untuk memperkuat penanganan karhutla. Salah satunya melalui pengerahan pesawat water bombing untuk melakukan pemadaman dari udara.

‎‎"Kita dengar beliau tadi telah memerintahkan Panglima untuk menyiapkan. Sore ini ada empat pesawat water bombing yang akan datang dan menyusul besok. Insyaallah delapan pesawat yang akan standby di Kalimantan Barat," ungkapnya.

‎‎Tak hanya memperkuat pemadaman dari udara, pemerintah pusat juga akan menambah armada pemadam kebakaran serta personel di lapangan.

‎‎"Beliau juga telah memerintahkan untuk menyiapkan mobil pemadam kebakaran sebanyak 50 unit dan menambah personel kurang lebih 1.200 orang. Begitu juga upaya pengepungan api akan diintensifkan," jelasnya.

‎‎Sukiryanto menilai dukungan langsung pemerintah pusat merupakan bantuan luar biasa di tengah upaya daerah memadamkan karhutla. Ia berharap tambahan kekuatan personel, armada, dan pesawat water bombing dapat mencegah meluasnya titik api dan mempercepat pemadaman.

‎‎"Ini merupakan bantuan yang luar biasa. Kita selaku masyarakat Kalimantan Barat mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden beserta jajaran atas perhatian dan bantuan yang luar biasa ini. Mudah-mudahan karhutla dapat segera teratasi," ucap Sukiryanto.

‎‎Lebih lanjut, selain penanganan langsung di lokasi, pemerintah juga memperkuat langkah melalui modifikasi cuaca. Menurut Sukiryanto, pemerintah sebelumnya telah melakukan penyemaian garam untuk mendukung operasi modifikasi cuaca.

‎‎"Kurang lebih 3.500 ton yang sudah kita tebar. Karena diperkirakan tanggal 23–27 ini ada potensi awan, Pak Presiden juga menyarankan agar menambah garam untuk penyemaian, untuk memancing turunnya hujan," terangnya.

‎‎Tambahan bahan penyemaian tersebut, lanjut Sukiryanto, akan disiapkan oleh pemerintah pusat sebagai bagian dari strategi penanganan karhutla secara terpadu.

‎‎Sukiryanto mengatakan kehadiran Presiden menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat. Penguatan dari darat dan udara diharapkan mampu mempercepat pengendalian api sekaligus mengurangi dampak yang ditimbulkan.

‎‎"Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden beserta jajaran atas perhatian dan bantuannya," ucap Sukiryanto. (mar)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda