Singkawang post author Kiwi 24 Agustus 2026

Polisi Singkawang Masih Menyelidiki Insiden Kebakaran Puluhan Kursi Sekolah Rakyat

Photo of Polisi Singkawang Masih Menyelidiki Insiden Kebakaran Puluhan Kursi Sekolah Rakyat Puluhan kursi sekolah rakyat terbakar di depan Sekolah SPP/SPMA Kota Singkawang

SINGKAWANG, SP - Sebanyak 87 unit kursi untuk sekolah rakyat yang beralamat di Jalan Sagatani Sakong, Kelurahan Sagatani, Kecamatan Singkawang Selatan terbakar, Minggu (23/8) malam.

"Insiden kebakaran puluhan kursi ini terjadi di Jalan Sagatani Simajat (depan Sekolah SPP/SPMA Kota Singkawang), Kelurahan Sijangkung, Kecamatan Singkawang Selatan sekitar pukul 20.00 WIB," kata Kapolres Singkawang melalui Kapolsek Singkawang Selatan, IPTU Dian Edi Sarwono, Ssnin (24/8).

Puluhan kursi tersebut dimuat dalam bak Dump Truck KB 8045 FL warna kuning terbakar dan kemudian dilakukan pemadaman dengan menggunakan ember yang dibantu warga sekitar.

Diwaktu bersamaan, melintas sebuah mobil yang sedang membawa air bersih yang kemudian membantu memadamkan api tersebut. Sehingga sekitar pukul 20.15 WIB api dapat dipadamkan.

Berdasarkan keterangan saksi bernama Gaspar Sanu Tnomat alias Putu mengatakan, bahwa dirinya bersama dengan saksi lainnya Arif, Muhammad Alkhalaf, Prengki P. Tampubolo dan Maulana Abdul Aziz sekitar pukul 19.45 WIB, mengangkut kursi milik Sekolah Rakyat Provinsi Kalbar sebanyak 87 unit dari Gudang milik Kompas yang beralamat di Jalan Sagatani Gare, Kelurahan Sijangkung, Kecamatan Singkawang Selatan untuk dibawa ke Sekolah Rakyat Provinsi Kalbar alamat Jalan Sagatani Sakong, Kelurahan Sagatani, Kecamatan Singkawang Selatan.

Pada saat di jalan sesampainya di Jl. Sagatani Simajat (depan Sekolah SPP/SPMA Kota Singkawang) sekitar pukul 20.00 WIB kursi yang dimuat dalam bak Dump Truck KB 8045 FL warna kuning tersebut terbakar dan kemudian dilakukan pemadaman dengan menggunakan ember yang dibantu warga sekitar.

Kemudian, diwaktu bersamaan melintaslah sebuah mobil yang sedang membawa air bersih yang kemudian membantu memadamkan api tersebut.

Untuk memastikan penyebab kebakaran puluhan kursi tersebut, pihaknya masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan memeriksa rekaman CCTV baik di gudang maupun rekaman yang ada di sekitar kejadian.

"Tak menutup kemungkinan terjadinya kebakaran kursi tersebut diakibatkan dari api rokok yang berasal dari para saksi yang berada di bak belakang truk, mengingat material kursi terbuat dari besi, spon dan kain sehingga mudah terbakar," ujarnya.

Secara keseluruhan, jumlah kursi yang terbakar sebanyak 87 unit milik Sekolah Rakyat Provinsi Kalbar (Inventaris).

Tidak terdapat korban jiwa atas peristiwa itu, melainkan hanya kerugian materil yang belum bisa ditafsir oleh pihak korban.

"Kami dari Polsek Selatan masih terus mendalami peristiwa ini untuk mengetahui dan memastikan penyebabnya apakah ada unsur kesengajaan atau kelalaian," ungkapnya. (rud)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda