KUBU RAYA, SP - Dosen Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) yang tergabung dalam Tim Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Sungai Ambangah Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (26/7).
Tim MKWK yang terdiri dari sepuluh orang diantaranya Kasdi Tri Aryada sebagai ketua pelaksana dan Baidhillah Riyadhi, Didhik M. Nur Haris, Mujib, Mery Lestari, Liliyana, Farida Asy'ari, Grace Kelly Hedi Sihombing, Agus Susanto dan Riska Wahyuni sebagai anggota.
Kegiatan ini mengangkat tema "Konsorsium Pencegahan Perundungan dan Kekerasan Seksual Melalui Upaya Preventif Moralitas Pada Siswa Pondok Pesantren Miftahul Ulum”.
Ketua pelaksana, Kasdi mengungkapkan bahwa latar belakang dari pelaksanaan PKM adalah bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi serta kepedulian dalam melihat permasalahan maraknya kasus perundungan dan kekerasan seksual yang terjadi pada lingkungan pendidikan, tidak terkecuali pada lembaga pendidikan pondok pesantren dengan korban adalah anak usia sekolah.
Oleh sebab, situasi dan kondisi demikian maka diperlukan upaya preventif yang dilakukan dengan sosialisasi serta pendampingan melalui penanaman moralitas nilai-nilai agama, pancasila dan pendidikan kewarganegaraan serta penanaman nilai-nilai sosial budaya masyarakat.
"Selain sosialisasi dan silaturahmi, kami juga memberikan bantuan kebutuhan pokok untuk anak-anak pondok pesantren," tutur Kasdi.
Kedatangan tim PKM Polnep disambut hangat oleh anak-anak pondok, tidak terkecuali Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Ulum yang mana dalam sambutannya Gus Bustomi Asy'ari mengucapkan terima kasih atas kedatangan tim, serta kepeduliannya dalam memberikan bantuan dan melakukan sosialisasi terhadap perundungan hingga kekerasan seksual.
"Upaya preventif terhadap perundungan dan kekerasan seksual, adalah hal yang perlu kita cegah secara bersama -sama, baik dari orang tua, masyarakat dan akademisi. Oleh karena itu dengan materi-materi yang disampaikan dapat diimplementasikan para siswa, guru dan pengasuh di Pondok Pesantren Miftahul Ulum ini," kata Gus Bustomi.
Adapun kegiatan sosialisasi diisi oleh pemateri dari tim MKWK yaitu Dr. Baidhillah Riyadhi, S.Ag., M.Ag dengan perspektif agama, Dr. Didhik M. Nur Haris, Lc. MA, Ph.D dari perspektif Pancasila dan Kewarganegaraan, serta Mujib, S.Psi., M.Si dengan perspektif sosial yang berlangsung selama tiga jam.
Kegiatan diikuti oleh siswa-siswi, dewan guru serta pengasuh pondok yang berjumlah kurang lebih 100 orang ini, mendapatkan antusias yang luar biasa. Peserta mendengarkan materi secara khidmat serta terjadi diskusi dua arah dengan pemateri.
Acara PKM MKWK Polnep ini diakhiri dengan sesi foto bersama sekaligus pembagian door prize, plakat dan bantuan kebutuhan pokok untuk anak-anak pondok. (*)