PONTIANAK, SP – Normah Medical Specialist Centre (NMSC) Kuching, Sarawak, Malaysia, menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia. Rumah sakit tersebut ingin membangun kemitraan dengan fasilitas kesehatan lokal, termasuk di Pontianak, melalui pertukaran pengetahuan dan peningkatan kompetensi tenaga medis.
Chief Executive Officer Normah Medical Specialist Centre, Dato Dr. Au Yong Kien Hoe, mengatakan kehadiran Normah di Indonesia bukan semata-mata untuk mendapatkan keuntungan dari masyarakat yang berobat ke Malaysia. Pihaknya ingin memberikan kontribusi lebih luas bagi peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya di kawasan ASEAN.
“Filosofi kami sederhana. Kami bukan datang hanya untuk mencari keuntungan dari pasien Indonesia. Kami hadir karena benar-benar peduli terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” ujarnya, Rabu (4/11/2026).
Menurut Au Yong, kontribusi tersebut diwujudkan melalui kesediaan Normah berbagi ilmu pengetahuan, pengalaman, dan keahlian medis dengan tenaga kesehatan di Indonesia. Bahkan, pihaknya siap datang langsung ke Pontianak maupun daerah lainnya untuk mendukung peningkatan kapasitas dokter dan tenaga medis lokal.
Ia menegaskan, tujuan kerja sama bukan hanya mengarahkan pasien Indonesia untuk mendapatkan pelayanan di Normah, tetapi juga membantu memperkuat kemampuan tenaga kesehatan dalam negeri.
“Tujuan kami bukan hanya membawa pasien Indonesia berobat ke Normah. Kami juga ingin berbagi pengetahuan dengan dokter dan tenaga kesehatan setempat agar ke depannya semakin banyak pasien bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik di negara sendiri, tanpa harus datang ke Kuching,” jelasnya.
Au Yong menilai peningkatan kualitas pelayanan kesehatan membutuhkan kerja sama dan pertukaran pengalaman antarnegara. Karena itu, Normah berencana menjajaki kolaborasi dengan sejumlah rumah sakit di Indonesia, dengan Pontianak menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam rencana pengembangan kemitraan.
Melalui kerja sama tersebut, Normah berharap dapat mendorong peningkatan kompetensi tenaga medis, memperluas pertukaran pengetahuan, serta mendukung penguatan layanan kesehatan bagi masyarakat.
Selain pengembangan kapasitas tenaga medis, Normah juga menaruh perhatian pada bidang pengobatan preventif atau pencegahan penyakit dan pengobatan regeneratif (regenerative medicine). Kedua bidang ini dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mengurangi beban penyakit di kawasan ASEAN.
Menurut Au Yong, upaya meningkatkan kesehatan masyarakat tidak dapat dilakukan oleh satu negara atau institusi saja. Kolaborasi lintas negara menjadi penting agar rumah sakit dan tenaga kesehatan dapat saling mendukung dalam menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas.
“Kami ingin Indonesia melihat Normah bukan sekadar rumah sakit di Kuching, tetapi sebagai mitra kesehatan yang terpercaya dan benar-benar peduli terhadap masyarakat Indonesia,” katanya.
Ia menambahkan, persoalan kesehatan tidak mengenal batas geografis. Karena itu, hubungan antarfasilitas kesehatan di kawasan ASEAN perlu terus diperkuat melalui kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin tumbuh dan maju bersama demi masyarakat yang lebih sehat di kawasan ASEAN,” tutupnya.
Komitmen tersebut diharapkan membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara Normah dan fasilitas kesehatan di Kalimantan Barat. Dengan pertukaran pengetahuan dan peningkatan kompetensi tenaga medis, masyarakat diharapkan semakin memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan berkualitas di daerah sendiri.(*)