Ponticity post authorKiwi 07 Juni 2026

UPT Taman Budaya Kalbar Gelar Parade Karya Sanggar dan Koreografer Muda

Photo of UPT Taman Budaya Kalbar Gelar Parade Karya Sanggar dan Koreografer Muda

Pontianak,SP - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Budaya Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar acara Parade Karya Sanggar dan Gelar Koreografer Muda tahun anggaran 2026 .

Acara yang berlangsung di Halaman Museum Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) ini , mengusung tema " Nafas Tradisi Dalam Kreasi Muda. Kegiatan tersebut menjadi ajang perdana yang mempertemukan karya-karya koreografi terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat .

Ketua panitia Huda Suwanda mengatakan kegiatan tersebut merupakan program pertama yang diselenggarakan sejak berdirinya KIB dan menjadi ruang apresiasi bagi para koreografer muda yang telah melalui proses seleksi dan verifikasi karya.

“Ini merupakan kegiatan pertama kali kita. Dalam kegiatan ini akan menampilkan karya-karya terbaik para koreografer muda di 14 kabupaten/kota di Kalimantan katanya saat konferensi pres , Jumat 5/6/2026.

Ia menyampaikan kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Juni 2026.Selama rangkaian kegiatan itu , tidak hanya menampilkan pertunjukan tari dan koreografi, tetapi juga menghadirkan berbagai agenda pendukung yang melibatkan pelaku seni dan budaya dari berbagai daerah.

"Rangkaian acara dimulai tanggal 5 Juni dan berakhir pada Minggu, 7 Juni 2026. Ada pertunjukan koreografer dari 14 kabupaten/kota, bazar, hingga sarasehan bagi para pegiat seni budaya," jelas nya.

 

Ia menambahkan dalam puncak kegiatan akan menampilkan 14 sanggar seni yang mewakili masing-masing kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. Puncak kegiatan sendiri akan berlangsung pada Sabtu (6/6/2026) .

" Acara pembukaan direncanakan akan dihadiri dan dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat. Dalam parade ini ada 14 sanggar yang tampil mewakili 14 kabupaten/kota,” katanya.

Menurut nya antusiasme generasi muda terhadap seni dan budaya sangat tinggi, sehingga menjadi modal penting dalam menjaga keberlanjutan tradisi. Semangat tersebut dinilai perlu terus didukung agar budaya lokal tetap hidup dan berkembang di masa mendatang.

“Kita melihat antusias para pemuda untuk mengembangkan seni dan budaya ini sangat baik. Itu yang ingin terus kita dorong," pungkasnya.

Ia berharap kegiatan ini bisa menjadi wadah bagi para pekerja seni untuk menampilkan karya terbaik sekaligus memperkuat eksistensi budaya daerah di tengah perkembangan zaman yang semakin digital.

“Ini menjadi wadah bagi pekerja seni untuk mengapresiasikan dan mempertunjukkan karya terbaik dari masing-masing sanggar. Selain itu, kegiatan ini membuktikan bahwa budaya masih tetap eksis dan terus berjalan.

"selain itu , agar terciptanya ruang kolaborasi yang mampu memperkuat jejaring antar pegiat seni sekaligus menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya Kalimantan Barat kepada masyarakat yang lebih luas," harapannya.(mar)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda