PONTIANAK, SP - Kepengurusan Wilayah Matahari Pagi Indonesia (MPI) Kalimantan Barat bersiap memasuki babak baru. Setelah melalui proses persiapan dan koordinasi organisasi, Pengurus Wilayah MPI Kalbar dijadwalkan dikukuhkan dan dilantik oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, Sabtu (10/10/2026), di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar).
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi MPI untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperluas gerakan sosial kemasyarakatan di Kalimantan Barat. Ageng Novly Satriadi dipercaya memimpin kepengurusan wilayah tersebut dengan membawa semangat kebersamaan, kolaborasi, dan kerja nyata bagi masyarakat.
Agenda pelantikan yang dijadwalkan mulai pukul 08.00 WIB tersebut merupakan bagian dari upaya membangun struktur organisasi MPI yang solid dan mampu menjalankan program secara berkelanjutan di daerah.
Dahnil Anzar Simanjuntak, selain menjabat sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, disebut juga mengemban peran sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Pengurus Besar MPI.
Kehadirannya untuk melantik pengurus wilayah diharapkan menjadi dorongan bagi penguatan organisasi dan pelaksanaan program MPI di Kalimantan Barat.
Persiapan pelantikan sebelumnya turut dibahas melalui koordinasi dengan jajaran Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Kalimantan Barat.
Pada 6 Oktober 2026, jajaran Dewan Pembina MPI melakukan silaturahmi dengan Kepala Kanwil Kemenhaj Kalbar, H. Kamaludin, M.Pd., untuk membahas persiapan kedatangan dan agenda kunjungan kerja Wamenhaj ke Kalimantan Barat.
Siap Jalankan Amanah
Sebagai ketua yang ditunjuk untuk memimpin DPW MPI Kalbar, Ageng Novly Satriadi menyatakan kesiapannya menjalankan amanah organisasi dengan mengedepankan kebersamaan dan memperkuat kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat.
Baginya, pembentukan kepengurusan MPI Kalbar bukan sekadar membangun struktur organisasi, melainkan juga menjadi langkah awal untuk menghadirkan gerakan yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Amanah ini tentu menjadi tanggung jawab yang harus saya jalankan dengan sebaik-baiknya. Kami akan segera melakukan konsolidasi untuk membentuk kepengurusan yang solid, terbuka, dan mampu bekerja bersama masyarakat,” ujar Ageng dalam keterangan sebelumnya.
Ia berharap MPI Kalbar dapat menjadi wadah yang menghimpun berbagai elemen masyarakat untuk bergerak bersama dalam kegiatan sosial, kemasyarakatan, kepemudaan, pendidikan, keagamaan, serta berbagai program positif lainnya.
“Kami ingin MPI Kalimantan Barat menjadi wadah yang bisa menghimpun berbagai elemen masyarakat untuk bergerak bersama. Fokus kami adalah bagaimana organisasi ini dapat memberikan kontribusi nyata di bidang sosial, kemasyarakatan, kepemudaan, pendidikan, keagamaan, dan kegiatan positif lainnya,” katanya.
Ageng menegaskan, keberadaan MPI di Kalimantan Barat nantinya harus diwujudkan melalui program kerja yang terarah dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan semata-mata melalui pembentukan struktur kepengurusan.
“Yang terpenting adalah kebersamaan. Kami tidak ingin organisasi ini hanya sebatas struktur, tetapi benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kalimantan Barat,” tegasnya.
Perkuat Kolaborasi dan Gerakan Sosial
Pelantikan pengurus wilayah diharapkan menjadi titik awal bagi MPI Kalbar untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, komunitas pemuda, serta berbagai unsur lainnya.
Melalui kolaborasi tersebut, MPI diharapkan mampu mengembangkan kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat semangat persatuan di tengah keberagaman Kalimantan Barat.
Konsolidasi organisasi setelah pelantikan juga akan menjadi tahapan penting untuk menyusun program prioritas, membangun jaringan kepengurusan, dan memastikan setiap bidang dapat menjalankan tugas sesuai tujuan organisasi.
Bagi MPI Kalbar, pelantikan ini bukanlah akhir dari proses pembentukan organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk membangun gerakan yang inklusif, produktif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Dengan kepengurusan yang segera dikukuhkan, MPI Kalbar diharapkan mampu mengambil bagian dalam mendorong kegiatan sosial, memperkuat kebersamaan, serta membangun kolaborasi lintas elemen demi memberikan kontribusi positif bagi Kalimantan Barat. (tim)