Ponticity post author Kiwi 09 Oktober 2026

Perkuat Pembinaan Atlet, Erlina Pimpin Pelti Kalbar Sambangi Mempawah Jelang Porprov 2026

Photo of Perkuat Pembinaan Atlet, Erlina Pimpin Pelti Kalbar Sambangi Mempawah Jelang Porprov 2026

PONTIANAK, SP – Menyiapkan atlet tenis yang mampu bersaing di level lebih tinggi membutuhkan pembinaan berkelanjutan, fasilitas yang memadai, serta koordinasi yang kuat antara pengurus provinsi dan kabupaten. Semangat inilah yang dibawa Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Kalimantan Barat saat melanjutkan safari konsolidasi organisasi ke Kabupaten Mempawah, Kamis (8/10/2026).

Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari rangkaian roadshow Pengprov Pelti Kalbar ke sejumlah daerah, setelah sebelumnya menyambangi wilayah selatan, meliputi Kabupaten Kayong Utara dan Ketapang, serta kawasan pedalaman, yakni Putussibau, Sekadau, Sanggau, dan Landak.

Di Mempawah, agenda diisi dengan silaturahmi dan pertandingan persahabatan antara jajaran pengurus Pengprov Pelti Kalbar dan Pengkab Pelti Mempawah. Selain mempererat hubungan antarpengurus, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan menyamakan langkah dalam membangun pembinaan tenis di daerah.

Ketua Umum Pengprov Pelti Kalbar, Dr. Erlina, S.H., M.H., memimpin langsung rombongan yang didampingi Sekretaris Umum Ir. H. Mei Purwowidodo, Wakil Sekretaris Budi H., serta sejumlah pengurus, di antaranya dr. Mira, Gagah C. Wijoyo, dan Samsidi. Kedatangan rombongan disambut Ketua Pengkab Pelti Mempawah bersama jajaran pengurus setempat.

Dalam arahannya, Erlina menekankan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini agar daerah mampu melahirkan petenis potensial yang dapat berkembang dan bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

“Pelti Mempawah harus bisa melahirkan bibit-bibit atlet tenis unggulan yang kelak tidak hanya membawa nama baik kabupaten, tetapi juga mampu membanggakan Kalimantan Barat di tingkat nasional,” ujar Erlina.

Menurutnya, pembinaan atlet tidak cukup hanya berorientasi pada keikutsertaan dalam kompetisi. Diperlukan proses yang terarah dan berkesinambungan agar potensi atlet dapat berkembang, sekaligus menjadi fondasi bagi peningkatan prestasi tenis Kalimantan Barat.

Kegiatan silaturahmi tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Mempawah H. Juli Suryadi, S.H., M.Si., beserta istri, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Mempawah. Hadir pula Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri, perwakilan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), serta jajaran pengurus KONI Kabupaten Mempawah.

Di balik agenda silaturahmi dan pertandingan persahabatan, kunjungan ini juga menjadi kesempatan bagi Pengprov Pelti Kalbar untuk melihat secara langsung kesiapan daerah menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat XIV yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.

Sekretaris Umum Pengprov Pelti Kalbar, Ir. H. Mei Purwowidodo, mengatakan safari konsolidasi tersebut tidak sekadar mempererat hubungan organisasi, tetapi juga memiliki misi strategis untuk memantau kondisi fasilitas olahraga dan perkembangan pembinaan atlet di setiap daerah.

“Kunjungan kerja ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi infrastruktur lapangan tenis yang ada di daerah. Selain itu, kami juga ingin memantau sejauh mana kesiapan Pengcab dalam menggembleng atlet-atletnya jelang gelaran Porprov Kalbar pada November bulan depan,” ungkap Mei.

Melalui kunjungan langsung ke daerah, Pengprov Pelti Kalbar berharap dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi sarana latihan, kesiapan atlet, serta tantangan yang dihadapi pengurus dalam menjalankan program pembinaan.

Konsolidasi tersebut sekaligus menjadi upaya menyatukan langkah antara pengurus provinsi dan kabupaten agar persiapan menghadapi Porprov XIV Kalbar berjalan lebih terarah. Sebab, di balik setiap pertandingan, ada proses panjang yang harus dibangun bersama, mulai dari pembinaan atlet usia dini hingga kesiapan daerah dalam menghadirkan kompetisi yang berkualitas.

Dengan koordinasi yang semakin erat, Pelti Kalbar berharap Porprov mendatang tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga momentum untuk mengukur hasil pembinaan sekaligus menemukan bibit-bibit petenis potensial yang kelak dapat mengharumkan nama Kalimantan Barat di tingkat nasional. (*)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda